Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 05 November 2026
home masjid detail berita

Masalah Keagamaan Terkait Awal Syawal 1444 H

tim langit 7 Kamis, 20 April 2023 - 16:15 WIB
Masalah Keagamaan Terkait Awal Syawal 1444 H
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Perbedaan dalam menentukan awal Syawal terjadi pada lebaran 1444 H ini. PP Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Jumat (21/4/2023) sedangkan pemerintah masih menunggu sidang itsbat .

Menyikapi hal tersebut, Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh menyampaikan beberapa catatan berikut:
a. Penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah merupakan wilayah ijtihadiyah yang membuka kemungkinan terjadinya perbedaan di kalangan fuqaha.
Secara keilmuan, memang dimungkinkan terjadinya perbedaan.

Terjadinya perbedaan pendapat pada maslah yang berada dalam majal al-ikhtilaf (wilayah dimungkinkannya terjadi perbedaan) harus mengedepankan
toleransi.

b. Penentuan awal Syawal 1444 H sebaiknya menunggu hasil penetapan pemerintah, yang diawali dengan sidang itsbat yang diikuti oleh perwakilan ormas
Islam, ahli2 di bidang astonomi dan falak, serta pertimbangan MUI.

c. Mengingat 1444 H ini hilal berada dalam ketinggian dalam majal al-ikhtilaf (wilayah perbedaan pendapat) maka dipastikan akan terjadi perbedaan waktu
penetapan hari raya Idul Fitri.

Karena itu perlu ada semangat saling menghormati atas terjadinya perbedaan tersebut. Perbedaan yang didasarkan pada pertimbangan ilmu akan
melahirkan kesepahaman (tafahum); bukan pertentangan ( tanazu') dan permusuhan ('adawah). Karenanya, beragama perlu dengan ilmu sehingga
muncul spirit harmoni dan kebersamaan.

d. Terhadap perbedaan tersebut, bagi yang menggunakan ijtihad dengan patokan wujudul hilal, dan bagi yang meyakini serta mengikuti pandangan Idul
Fitri jatuh Jumat, ia melaksanakan shalat Idul Fitri dan tidak boleh berpuasa.

Sementara bagi yang menggunakan ijtihad dengan patokan rukyah atau hisab imkanur rukyah dengan kriteria ketinggian hilal 3 derajat, dan bagi yang
meyakini serta mengikuti pandangan Idul Fitri jatuh pada Sabtu, maka pelaksanaan shalat Idul Fitri tidak boleh berpuasa di hari tersebut. Sedang Jumatnya
masih wajib berpuasa.

Beragama perlu dengan ilmu. Jika tidak, maka kita mengikuti orang yang berilmu.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 05 November 2026
Imsak
03:58
Shubuh
04:08
Dhuhur
11:40
Ashar
14:57
Maghrib
17:50
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan