LANGIT7.ID-, Jakarta- - Komite Haji Kerala, negara bagian selatan
India mencatat sejarah baru dengan penerbangan haji khusus wanita.
Menurut Ketua Komite Haji Kerala, C Muhammed Faizy, pilot, kru pesawat dan penumpang semuanya adalah wanita.
Penerbangan Air India Express dari Kozhikode tiba di Jeddah pada Kamis (8/6/2023) malam membawa 145 jamaah. Pesawat dioperasikan oleh Kapten Kanika Mehra, Perwira Pertama Garima Passi, dan empat awak kabin.
Di bandara, para perempuan itu didampingi Menteri Negara Urusan Minoritas John Barla, yang membagikan boarding pass mereka. “Saya sangat bangga,” kata Faizi, dikutip Arab News, Senin (12/6/2023).
Baca juga:
7 Fakta KA Pandalungan Jember-Jakarta, Nomor 6 Serasa di Ruang KerjaSelain itu, Kerala tahun ini juga menawarkan persentase jamaah wanita lebih tinggi dibanding negara bagian India lainnya.
Penumpang penerbangan khusus tersebut merupakan bagian dari 4.000 jamaah wanita India yang tahun ini berangkat ke Mekkah dan Madinah sendiri.
India mengubah kebijakan haji menyusul keputusan Arab Saudi mencabut aturan yang mewajibkan jamaah wanita didampingi oleh mahram, atau wali laki-laki.
Sebagian besar jamaah haji India yang mendaftar haji dalam kategori Wanita Tanpa Mahram berasal dari Kerala. “Tanpa mahram, ada sekitar 2.000 … Jumlah terbesar tanpa mahram berasal dari Kerala,” kata Faizi.
Menurut Faizi, tingginya angka jamaah wanita tanpa mahram berkaitan dengan tingkat pendidikan di Kerala dan fakta bahwa banyak perempuan di negara bagian itu biasa bepergian ke Timur Tengah. Umumnya mereka pergi untuk bertemu kerabat yang bekerja di wilayah tersebut.
Di tahun ini pula, Kerala menawarkan persentase keseluruhan jamaah haji wanita yang lebih tingg daripada negara bagian India lainnya. “Enam puluh persen adalah perempuan,” kata Faizi.
Sekitar seperempat dari 35 juta populasi Kerala beragama Islam. Di mana sekitar 11.000 dari mereka akan menunaikan ibadah haji tahun ini dan 60 persen di antaranya adalah wanita.

(ori)