LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ahli Bedah Onkologi dr Walta Gautama Said Tehuwayo, Sp.B.Subsp.Onk(K) mengungkapkan, sekitar 70 persen pasien kanker payudara yang datang ke pusat kesehatan dideteksi pada stadium lanjut.
Padahal, pemerintah maupun sektor lainnya sudah melakukan banyak gerakan deteksi dini kanker payudara.
"Walaupun gerakan deteksi dini masih tetap harus digalakkan, tetapi fokus terhadap perawatan kanker payudara stadium lanjut tidak bisa diabaikan.” kata dr Walta di Jakarta, Rabu (23/8/2023).
Menurut dr Walta, perawatan kanker payudara, termasuk pada stadium lanjut, berpengaruh terhadap peningkatan angka harapan hidup.
"Yang terpenting, kita harus mengenali jenis dan tipe kanker payudara dengan baik, sehingga kita dapat memberikan dan memastikan bahwa tatalaksana sesuai dengan target terapi yang tepat terjadi,” lanjutnya.
Karena itu, sambung dr Walta, pasien perlu memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat membuat keputusan, berdasarkan informasi yang akurat dan sesuai dengan nilai-nilai pribadi mereka.
"Ini melibatkan pemahaman mendalam mengenai ketentuan, dan rekomendasi tata laksana terbaik yang sesuai dengan kondisi mereka. Jadi kenali kanker payudara dengan baik, pastikan tatalaksana sesuai dengan target terapi adalah kunci keberhasilan," imbuh dr Walta.
Adapun pilihan perawatan kanker payudara bergantung pada stadium, jenis kanker, dan faktor kesehatan pasien. Sementara pilihan tatalaksana kanker payudara pada umumnya meliputi, pembedahan atau operasi, kemoterapi, terapi radiasi, terapi hormon (endokrin), terapi target, dan perawatan paliatif.
"Prioritas utama bagi tenaga medis adalah membantu pasien menjalani hidup sepanjang mungkin dengan kenyamanan dan dukungan yang maksimal kepada pasien dan keluarganya selama proses perawatan. Sinergi antara pasien dan tenaga medis menjadi penting dalam mewujudkan hal tersebut," tutup dr Walta.

(ori)