Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Yatim-Piatu di Jateng Tembus 9.807 Anak, Gus Yasin : Butuh Pertolongan Jangka Panjang

arif purniawan Senin, 30 Agustus 2021 - 20:47 WIB
Yatim-Piatu di Jateng Tembus 9.807 Anak, Gus Yasin : Butuh Pertolongan Jangka Panjang
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (foto: humas pemprov jateng)
LANGIT7.ID, Semarang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jawa Tengah mencatat, ada 9.807 anak-anak yang saat ini menjadi yatim, piatu dan yatim piatu, karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

Rinciannya adalah 5.772 adalah anak yatim, atau kehilangan ayahnya; 3.608 kehilangan ibunya (piatu) dan yang kehilangan bapak ibu, atau yatim piatu sebanyak 427 anak.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengatakan, program jangka pendek untuk membantu anak yatim bisa dilakukan dengan cara memberikan bansos, kepada anak-anak yang saat ini kehilangan orang tuanya, baik itu ibu maupun bapaknya. Tapi, ini harus disertai dengan program jangka panjang.

“Yang kedua (jangka panjang) dari pemerintah pusat atau provinsi atau kabupaten kota, sudah, saat ini dianjurkan untuk mengangkat/mengadopsi anak atau mengasuh anak-anak yang tedampak atas wabah Covid-19,” ujarnya, Senin (30/8).

Baca juga: Jaringan Muda NU Magelang Gelar Vaksinasi Covid di Klinik Polres

Akan tetapi, diakui oleh putra alm KH Maimoen Zuber ini, kemampuan yang dimiliki pemerintah juga sangat terbatas. Atas dasar itu ia mengajak, semua elemen masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk membantu mereka.

“Kami juga ingin mengajak pelaku usaha. Yok, bareng-bareng kita tangani, toh mereka ada di sekeliling kita,” ucapnya.

“Saya ingin mengetuk masyarakat. Di tempat saya sendiri (Rembang), juga memberikan fasilitas berupa pembiayaan sekolah kepada masyarakat yang terdampak. Tapi saya ada batasannya juga, maka saya meminta bantuan kepada masyarakat,” ujarnya lagi.

Salah satu yatim piatu akibat Covid-19 di Kota Semarang adalah Meisya Rara Khairan Santoso, 12, dan kakaknya, Muhammad Banta Raja Cut Santoso, 19, warga Perumahan Dinar Elok Kecamatan Tembalang.

Keduanya yatim piatu setelah sayang ayah meninggal pada 16 Juli 2021, akibat terpapar Covid-19. Sedangkan ibunya, sudah meninggal akibat komplikasi penyakit pada 2018 silam.

“Kebetulan baru lulus SMK, kalau adik saya masih kelas 6 SD. Makanya sekarang masih cari-cari pekerjaan, buat menyambung hidup,” kata Pancut, di laman resmi Pemkot Semarang, saat dikunjungi Wakil Wali Kota Semarang Heaverita Gunaryanti, pada Selasa, 3 Agustus 2021 lalu.

Kedua anak tersebut tidak memiliki saudara dekat di Semarang, karena keluarga besarnya berasal dari Aceh. Baik Meisya Rara dan Pancut mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari dari sisa uang tabungan sang ayah, yang merupakan pensiunan salah satu bank di Jawa Tengah.

Beruntungnya, warga di sekitarnya peduli dengan kondisi saat ini, dan secara bergantian memberikan bantuan kebutuhan pokok seperti beras.

“Kalau nasi kami masak sendiri, tapi lauknya beli,” katanya waktu itu.

Setelah lulus dari SMK Pelita Nusantara, Pancut berharap bisa segera mendapat pekerjaan untuk menyambung hidup. Ia sudah mengajukan lamaran ke ke Alfamart dan Indomaret, tapi belum ada panggilan kerja.

“Saya ingin dicarikan pekerjaan. Saya masih harus bayar cicilan motor dan televisi per bulan, juga buat bayar kekurangan ambil ijazah di SMK,” ucapnya.

Dihubungi, terpisah, Kepala Dinas DP3AP2KB Jateng Retno Sudewi mengatakan,anak-anak yatim piatu ini perlu ada assesment, apakah butuh ketrampilan, pendidikan atau penunjang pendidikan.

Namun, pihaknya belum sampai ke taraf tersebut dan akan dilakukan secara bertahap, karena sejauh ini baru tahap pendataan karena data terus berkembang.

“Langkah jangka panjang yang bisa ditempuh di antaranya pengasuhan oleh DP3AP2KB dan UNICEF. Kemudian, pelatihan oleh Disperindag atau Dinas Koperasi UKM,” kata Retno.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)