LANGIT7.ID, Bandung - Sisa-sisa bangunan masjid di perkampungan warga yang tenggelam muncul kembali. Reruntuhan bangunan rumah ibadah itu terlihat setelah Waduk Jatigede Sumedang surut.
Tak ada yang menyangka, masjid dengan corak warna hijau yang dulu bernama Masjid Al Hidayah itu muncul lagi. Diding pondasi bangunan masih kokoh dan terlihat tulisan berlafadz Allah dan nama masjid dalam bahasa Arab.
"Ini masjid dulunya. Hampir setiap musim kemarau, bendungan Jatigede ini surut, dan kita bisa melihat perkampungan warga yang terendam, kembali muncul," kata Youtuber setempat, Krisna di Channelnya, Krisna Euy dikutip Selasa (31/8/2021).
Baca Juga: Masjid Walidah Dahlan, Rumah Ibadah yang Dirancang 7 LantaiSaat air surut, warga memanfaatkan area waduk untuk swafoto, mencari puing-puing, hingga botol-botol plastik. Terlihat jelas bekas perkampungan warga di lokasi tersebut, seperti rumah, permakaman, jalan-jalan kampung, gapura dan lain-lain.
Waduk Jatigede menenggelamkan 28 desa di lima kecamatan. Sedikitnya 45.000 warga pindah tempat tinggal. Air mulai dibuka membanjiri wilayah tersebut pada 2015 lalu untuk mengalirkan arus dari Sungai Cimanuk.
Pembangunan waduk ini direncanakan sejak zaman Hindia Belanda. Kala itu, Pemerintah hendak membangun tiga waduk di sepanjang aliran Sungai Cimanuk.
(bal)