Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pentingnya Peran Cegah Baby Blues Pascakelahiran

Muhajirin Sabtu, 07 Oktober 2023 - 14:30 WIB
Pentingnya Peran Cegah Baby Blues Pascakelahiran
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pakar psikologi dari Universitas Airlangga (Unair), Dewi Retno Suminar, menjelaskan, ibu setelah melahirkan kerap mengalami beberapa kondisi psikologis. Sekecil apapun upport dari orang sekitar akan mempengaruhi kondisi mentalnya.

Dewi menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi video yang viral di media sosial tentang perempuan yang berencana membuang bayi di rel kereta. Perempuan tersebut melakukan hal tersebut karena diduga baby blues.

“Pada dasarnya dukungan dari suami, orang tua, bahkan kerabat merupakan kunci penting dalam menentukan kondisi psikologis seorang ibu pasca melahirkan. Karena emosi ibu pasca melahirkan sering tidak stabil dan perlu penyesuaian diri dengan bentuk tubuhnya dan kehidupannya yang baru,” ujar Dewi melalui laman Unair, dikutip Sabtu (7/10/2023).

Menurut Dewi, setiap keputusan yang seorang ibu ambil mengenai tindakan kepada bayinya berkaitan dengan peran suami dalam memberikan dukungan. Biasanya, seorang ibu kerap melakukan beberapa hal menyakiti bayi jika merasa tidak ada yang bisa membantunya.

“Sama halnya dengan kejadian seorang ibu yang berencana membuang bayinya ke rel kereta,” tutur dosen Psikologi UNAIR itu.

Walaupun terdapat dugaan adanya baby blues, Dewi menekankan, terdapat beberapa variabel yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan seorang ibu tersebut mengalami baby blues atau tidak. Dalam hal ini, penderita baby blues memiliki bentuk reaksi yang bervariasi, mulai dari menangis bahkan hingga emosi.

Rentannya kasus baby blues pada ibu, tentu suami memiliki peranan penting dalam membantu pengasuhan dan proses pemulihan pasca melahirkan. Selain itu, suami juga dapat memberikan afirmasi positif kepada istri, sehingga ia tidak merasa tersisihkan keberadaannya setelah kehadiran anak mereka.

“Tidak semua wanita mempunyai mental yang kuat. Ada beberapa wanita yang independen dan bisa mengatasi persalinan walaupun sedang berjauhan dengan pasangan. Namun, bagi wanita yang independen hal ini tentu membuatnya tertekan dan mudah emosional. Jadi ketika seorang ibu dalam proses atau pasca persalinan, sebisa mungkin ia harus ditemani agar tidak merasa sendirian,” jelas Dewi.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)