LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan 7 pernyataan sikap terkait meletusnya perang Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas sejak 7 Oktober 2023.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap ribuan korban jiwa dari kedua pihak.
Dia menyerukan kepada sejumlah pihak dan masyarakat internasional agar melakukan langkah lebih tegas (decisive) dalam mengupayakan penyelesaian yang adil atas konflik Israel-Palestina sesuai hukum dan kesepakatan-kesepakatan internasional yang ada.
"Kepada Anggota Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tidak menggunakan veto dalam membela salah satu pihak dalam tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan tersebut," jelas Gus Yahya dikutip Selasa (10/10/2023).
Baca juga:
75 Tahun Rakyat Palestina Ditindas Jadi Alasan Hamas Serang IsraelDia juga menyerukan kepada umat Islam dan warga Nahdlatul Ulama untuk melakukan shalat ghaib dan doa bersama guna mendoakan arwah yang meninggal disebabkan eskalasi kekerasan serta mendoakan agar jalan perdamaian dan keadilan dapat segera diwujudkan.
Berikut 7 pernyataan sikap PBNU tersebut:
- Menyampaikan penyesalan dan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya eskalasi konflik dan kekerasan antara Israel dan
Palestina di Kawasan Jalur Gaza.
- Menyerukan agar konflik dan kekerasan yang telah menimbulkan jathnya korban kemanusiaan tersebut segera dihentikan dengan
segala daya Upaya.
- Menyerukan kepada masyarakat harus internasional agar bertindak dengan lebih tegas (decisive) dalam mengupayakan
penyelesaian yang adil atas konflik Israel-Palestina sesuai hukum dan kesepakatan-kesepakatan internasional yang ada.
- Menyerukan kepada Anggota Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tidak menggunakan veto dalam
membela salah satu pihak dalam tragedi kemanusiaan yang berkepanjangan tersebut.
- Menyerukan agar identitas dan seruan-seruan keagamaan tidak digunakan untuk memupuk dan menyuburkan permusuhan dan
kebencian, termasuk dalam kaitan dengan konflik dan kekerasan Israel-Palestina.
- Menyerukan agar inspirasi agama tentang Rahmah, persaudaraan dan keadilan universal harus dikedepankan demi mengupayakan
resolusi konflik di semua tingkatan, baik di tingkat struktur politik maupun di tingkat komunitas.
- Menyerukan kepada umat Islam dan warga Nahdlatul Ulama untuk melakukan shalat ghaib dan doa bersama guna mendoakan
arwah yang meninggal disebabkan eskalasi kekerasan serta mendoakan agar jalan perdamaian dan keadilan dapat segera
diwujudkan.
(ori)