Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Perguruan Tinggi Jadi Kunci Penanggulangan Bencana bagi Komunitas

tim langit 7 Jum'at, 13 Oktober 2023 - 23:00 WIB
Perguruan Tinggi Jadi Kunci Penanggulangan Bencana bagi Komunitas
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Budi Setiawan menyampaikan perguruan tinggi sebagai kunci dalam penanggulangan bencana bagi komunitas.

Budi menyebutkan, perwujudan resiliensi komunitas di tingkat daerah dalam kebencanaan merupakan fungsi utama pembentukan Kampus Tangguh Bencana.

“Keterlibatan masyarakat dalam peningkatan kapasitas itu penting. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi objek, tetapi juga harus menjadi subyek untuk kita latih terus kapasitasnya” ujarnya dalam agenda seminar nasional di UM Kendari.

Namun sebelum sampai pada peningkatan kapasitas di komunitas, Budi menyebutkan bahwa perguruan tinggi jelas lebih dulu membutuhkan peningkatan kapasitas tersebut.

“Resiliensi dimulai dari organisasinya yang memiliki kelentingan untuk sampai pada pemberian ketangguhan di dalam komunitas” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa perguruan tinggi sebagai instansi yang paling dekat dengan masyarakat, namun juga memiliki ruang dalam upaya pengarusutamaan kebijakan penanggulangan bencana kepada pemerintah.

Sementara itu, Eko Teguh Paripurno selaku Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Perguruan Tinggi, juga sepakat bahwa perguruan tinggi mampu bekerja dari level lokal sampai regional.

“Perguruan tinggi itu, bisa terlibat aktif sebagai pihak ketiga untuk mendorong pemerintah melalui advokasi kebijakan dan mendorong platform daerah dalam rencana aksi penanggulangan bencana” jelasnya.

Di sisi lain, Eko juga mendorong perguruan tinggi untuk bergerak dalam aksi pencegahan risiko bencana melalui pengembangan riset pada KKN Tematik dan penerapan kurikulum project-based learning/case based learning.

Hal tersebut disampaikan Eko karena selama ini permasalahan penelitian itu ada pada ketidakberpihakan penelitian kepada subjek penelitian. Maka melalui perguruan tinggi, justru penelitian bidang kebencanaan harus dikembangkan berdasarkan kebutuhan atau permasalahan pada komunitas.

“Selama ini kita selalu bangga kalau melakukan penanganan respon dilapangan, tetapi kita tidak bangga telah mampu melakukan advokasi kebencanaan” tutupnya

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)