LANGIT7.ID-, Jakarta- - Data Globocan menunjukkan bahwa kasus kanker payudara di Indonesia mencapai 68.858 kasus atau 16,6 persen dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia.
Angka tersebut menunjukkan perlu adanya kesadaran bagi para wanita untuk memulai upaya pencegahan penyakit ini. Salah satu caranya dengan melakukan aktivitas fisik dan rutin berolahraga.
Ahli onkologi kanker payudara, Halle Moore, MD, mengatakan, “Ada berbagai penelitian yang menunjukkan kaitan antara aktivitas fisik dan penurunan kematian akibat penyakit kardiovaskular dan kanker.”
Penelitian dalam jurnal JAMA Network mengungkapkan wanita pasca menopause yang berolahraga 300 menit per minggu dapat mengurangi total lemak tubuh ketimbang mereka yang berolahraga kurang dari waktu tersebut.
Baca juga:
Awas Osteoporosis! Dokter Sarankan 5 Cara PencegahanPenurunan lemak tubuh kemungkinan besar berperan dalam mengurangi risiko kanker payudara.
Aktris Asri Welas meyakini rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga membawa manfaat kesehatan yang besar.
Asri yang mengaku saat ini tengah rutin berolahraga zumba. Olahraga ini melakukan gerakan senam yang memadukan elemen-elemen tari dan musik.
“Saat ini aku sedang rutin berolahraga Zumba. Dengan mengikuti kelas Zumba kita sudah menggerakkan seluruh anggota tubuh dan dalam satu jam kelas Zumba kita bisa membakar 500 hingga 800 kalori," kata perempuan kelahiran 7 Maret 1975 ini.
Dengan rutin olahraga zumba, lanjut Asri, akan membantu membangun stamina, membakar kalori, meningkatkan kualitas kesehatan fisik serta mental.
Instruktur zuma, Evelyn Liem, yang juga penyintas kanker payudara mengatakan, olahraga ini memberinya harapan dan kekuatan dalam menjalani hidup.
Evelyn menganggap zumba sebagai rumah kedua, tempat ia bertemu komunitas yang dipenuhi dengan energi positif.
“Zumba telah menjadi ‘rumah kedua’ bagi saya. Ketika saya di diagnosa kanker, Zumba memberi harapan dan kekuatan untuk terus menjalani hidup karena saya menemukan kebahagiaan dari kegiatan menari sambil berolahraga ini. Tidak hanya itu, melalui Zumba juga saya bertemu dengan teman-teman serta komunitas yang dipenuhi dengan energi positif.” terang Evelyn.
Sebagai langkah untuk memulai sebuah kebiasaan baru yang lebih sehat dan upaya mencegah risiko kanker payudara, Asri mengajak masyarakat rutin berolahraga Zumba.
“Selain melakukan deteksi dini kanker payudara dengan SADARI, alangkah baiknya jika kita imbangkan dengan meningkatkan intensitas aktivitas fisik. Anda dapat memulai untuk rutin mengikuti kelas Zumba. Mari kita menari sambil berolahraga bersama.” tutup Asri.
(ori)