LANGIT7.ID-, Jakarta- - Biaggio Ali Walsh, cucu petinju legendaris Muhammad Ali, mendedikasikan kemenangan KO atas Joel Lopez di Kejuaraan Dunia PFL 2023 untuk rakyat Palestina dan anak-anak yang terbunuh di Jalur Gaza.
Ali Walsh, 25 tahun, mengatakan bahwa ia bertarung dan menang untuk menghormati para korban di Palestina, yang disambut sorak-sorai dari para penonton, demikian dilaporkan Marca.
"Allah adalah yang terhebat. Saya tidak akan berada di sini tanpa Allah, dan saya juga berjuang untuk saudara-saudara saya yang menderita setiap hari di Palestina," katanya.
"Saya berjuang untuk semua anak-anak tak berdosa yang telah dirampas dari orang tua mereka dan semua orang tua yang telah dirampas dari anak-anak mereka.
“Allah merahmati semua orang yang menderita dan tertekan, dan ingatlah, kebenaran akan selalu menang."
Setelah mengawali karir amatirnya dengan skor 1-1, Ali meraih enam kemenangan beruntun melalui KO dan masih belum terkalahkan sejak bergabung dengan Professional Fighters League (PFL).
Kemenangan terbarunya dapat mempercepat perjalanannya untuk menjadi atlet profesional sepenuhnya dan memenuhi mimpinya.
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Orang-orang mukmin dalam hal kebaikan, kasih sayang dan simpati satu sama lain seperti satu tubuh. Ketika salah satu anggota tubuh menderita, maka seluruh tubuh akan merasakannya dengan bangun dan demam". (HR. Bukhari dan Muslim).
Sedikitnya 14.800 warga Palestina telah terbunuh dalam serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober lalu.
Jumlah tersebut termasuk setidaknya 6.150 anak-anak dan 4.000 wanita yang telah terbunuh dalam perang di Gaza.
(ori)