LANGIT7.ID, Bandung - Perbincangan soal hobi memang tidak pernah ada habisnya. Bahkan, banyak orang yang rela merogoh kantung lebih dalam hanya untuk memiliki aksesoris terkait hobi yang dilakoninya.
Dari beragam jenis hobi, salah satu yang banyak diminati adalah seputar dunia sepak bola. Mayoritas masyarakat Indonesia sendiri memiliki kecintaan lebih terhadap bidang olahraga satu ini, selain badminton
Bahkan, saking banyaknya masyarakat yang mencintai dunia sepak bola, sampai-sampai disebut sebagai bahasa yang universal. Sebab, jika sudah mulai membicarakan salah satu tim diidolakan, obrolan dan hubungan akan berlarut semakin hangat.
Itu juga yang menjadikan Wilyan Wildan (33), fans klub sepak bola di Italia, Inter Milan bisa memiliki bisnis yang kian berkembang dengan baik. Berawal dari kecintaannya terhadap klub berseragam hitam-biru itu, muslim ini memanfaatkanya menjadi peluang usaha dengan menjual produk
merchandise berupa perintilan yang berbau dengan Inter Milan, mulai dari jersey, kaos, hingga syal.
Ia mengaku merupakan fans sejati klub sepak bola Italia, Inter Milan yang biasa disebut Interisti. Usaha clothingan-nya ini didirikan secara kebetulan pada 2009 lalu.
Bahkan, ia turut terjun langsung di dalam komunitas fans Inter Milan Indonesia di Bandung sebagai pengurus. Dari rundingan di komunitasnya itu, ia mendapatkan ide untuk membuat sablon kaos khusus Interisti.
“Jadi saya cari konveksi dan tanya kesanggupan mereka untuk buat jersey Inter Milan, hingga akhirnya terbentuklah Valka Cloth ini,” ujarnya dikanal Youtube Kisah Tanpa Batas.
Baca juga: Keuntungan Perdana Sedekah, Berbalas Orderan Ikan Asin Senilai Rp300 JutaDukungan untuk menjadi pengusaha sablon kaos juga didapatkannya dari sesama Interisti yang memberikannya kepercayaan dengan memberikan modal untuk mulai memproduksi jersey. Berkat dukungan dan banyaknya permintaan, Wildan memutuskan untuk bisa memiliki tempat produksi jersey-nya sendiri.
![Interisti Ini Sikat Peluang Sablon Kaos, Ekspor ke Luar Negeri]()
Keterbatasan modal tidak menghentikan langkahnya untuk mengembangkan usaha tersebut. Dimulai dari skala kecil, dan hanya bermodal sablonan ia mulai memproduksi jersey Inter Milan berawal dari permintaan di komunitasnya.
“Kita mulai dengan modal sekitar Rp27 juta. Alhamdulillah usaha yang berawal dari komunitas ini, sekarang bisa semakin berkembang,” ujarnya.
Wildan mengisahkan, saking banyaknya komunitas regional yang terbantu, pihak Inter Club Indonesia (ICI) pusat menghubunginya untuk bekerja sama menjalankan sebuah proyek ICI Store, yang bergerak dalam bentuk usaha merchandise.
Kerja sama yang terjalin pun dapat dikatakan membantu usahanya semakin berkembang dengan baik. Di mana salah satu logo ICI yang dibuatnya menjadi hak paten dan ciri khas dari Interisti di tanah air.
“Kita kerja sama sejak 2014 sampai sekarang. Alhamdulillah, karena saya juga bagian dari pengurus, jadi ada sinergi antara Valka dengan ICI Store. Memang beberapa desain dan keinginan gambar idenya ada di ICI, dan kita yang memproses menjadi produk merchandise,” jelasnya.
Valka Cloth saat ini tidak tidak hanya memproduksi merchandise seputar Inter Milan. Wildan juga mengaku menerima orderan dari pihak lain di luar dunia sepak bola.
Namun, memang pesanan yang masuk didominasi oleh komunitasnya. Selain itu, ia menyebutkan penjualannya terbantu dengan beberapa Interisti regional di berbagai daerah.
“Sebelum pandemi orderan yang masuk bisa sampai sekitar 500. Sementara untuk memenuhi produksi dari ICI Store bisa sampai 7000 pcs merchandise,” ujarnya.
Baca juga: Niat Awal Bantu Orang Tua, Kini Sukses Punya Bisnis Fesyen Hingga Penjualan ke Luar NegeriIa meyakini, kesuksesannya ini berawal dari hobi dan kecintaannya terhadap Inter Milan. Sehingga, kepercayaan konsumen terhadap bisnisnya didapatkan dari komunitas antar sesama Interisti.
“Kita pernah kirim produk kaos ke Italia yang dipakai sama supporter Viking Inter. Juga pernah kirim produk syal ke Inter Club Malaysia dan Australia. Itu kebanggaan tersendiri untuk saya,” jelasnya.
![Interisti Ini Sikat Peluang Sablon Kaos, Ekspor ke Luar Negeri]()
Wildan tidak pernah menyangka usahanya dapat berkembang hingga saat ini. Berawal dari tempat sablonan berukuran 2x4 meter, saat ini produknya dapat digunakan di oleh fans Inter Milan di tingkat mancanegara.
Namun bukan berarti tanpa kegagalan, ia sempat membuat jersey dari total order hanya sejuta rupiah, tapi karena beberapa kendala, Wildan harus mengeluarkan dana hingga Rp4,5 juta. Menurutnya, dalam menjalankan usaha pasti bersinggungan dengan kerugian, tapi sebagai pengusaha perlu memiliki strategi untuk meminimalisir kerugian tersebut.
“Mungkin lagi ketemu sialnya. Bahkan pernah juga saking percayanya sama orang, saya kasih kemudahan ambil barang duluan, ternyata setelah DP tidak pernah dilunasi sampai sekarang,” kenangnya.
Dari hubungan baik di komunitasnya ini yang menjadikan Valka bisa bertahan dan berkembang. Pasalnya berbagai orderan yang masuk dari sesama Interisti tidak melulu soal jersey, seperti belakangan ia juga mendapatkan orderan untuk alat pelindung diri (APD) tenaga kesehatan, kemeja, dan lainnya.
Ia berharap ke depan usaha yang dijalankannya ini bisa terus berkembang hingga menjadi pabrik produksi. Dengan harapan agar bisa meningkatkan produktivitas di bidang per-clothing-annya.
(zul)