Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Didesak Banyak Pihak, Muslimah Palestina yang Hamil di Penjara Israel Dibebaskan

redaksi Sabtu, 04 September 2021 - 06:01 WIB
Didesak Banyak Pihak, Muslimah Palestina yang Hamil di Penjara Israel Dibebaskan
Anhar Al-Deek, Muslimah Palestina yang tengah hamil 9 bulan dan akan segera melahirkan, dibebaskan dari penjara Israel akibat desakan banyak pihak (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Yerusalem - Pengadilan militer Israel memerintahkan pembebasan tahanan Palestina Anhar al-Deek yang tengah hamil di tahanan, dengan jaminan 40.000 shekel atau senilai USD 12.500.

Anhar Al-Deek dibebaskan akibat desakan otoritas Palestina, organisasi hak asasi manusia dan berbagai pihak lain kepada Israel untuk segera membebaskannya, karena dia akan segera melahirkan.

Baca Juga: Sedih! Wanita Palestina ini Hamil 9 Bulan di Penjara Israel

Melansir middleeasteye.net, hukum Israel mengizinkan bayi yang baru lahir untuk tinggal bersama ibu mereka di penjara sampai usia dua tahun, tetapi Hakim Sivan Omer mengatakan dalam putusannya bahwa tinggal di penjara bukan situasi yang tepat untuk bayi yang baru lahir dan dapat membahayakan kesehatan anak.

Anhar al-Deek (25) ditangkap tentara Israel di desa Kufr Nima, sebelah barat kota Ramallah, saat berada di lahan pertanian keluarganya pada 8 Maret 2021, saat dia hamil tiga bulan. Tentara Israel menuduhnya mencoba melakukan serangan penusukan.

Pada saat penangkapan Anhar, Ibunya, Aisha (57) mengatakan bahwa putrinya telah berjalan-jalan di tanah keluarga di bukit Raysan, dan sedang menderita depresi terkait kehamilan.

Namun sekelompok tentara Israel menyerangnya di sana, dan menuduhnya mencoba menikam mereka.

“Anhar mengatakan kepada kami bahwa mereka memukulinya dengan kejam selama penangkapannya, meskipun dia berteriak bahwa dia hamil, tetapi mereka tidak peduli,” kata Aisha kepada Middle East Eye.

Anhar mengatakan kepada pengacaranya bahwa dia ditahan di bawah kondisi yang keras dan diinterogasi selama berjam-jam, tanpa mempertimbangkan kondisi fisik dan psikologisnya.

Keluarga Anhar mengatakan bahwa sejak penangkapannya, dia hanya diizinkan mendapatkan satu kunjungan keluarga dari suaminya, sementara ibu dan saudara perempuannya tidak dapat menjenguknya.

Aisha juga menggambarkan bagaimana dia menghabiskan waktunya merawat putri Anhar yang berusia satu setengah tahun saat dia berada di penjara.

"Dia bangun di malam hari memanggil ibunya, dan tidak menemukan ibunya di dekatnya," kata Aisha.

Palestinian Prisoners Society menyebut Anhar adalah salah satu dari 11 Ibu Palestina yang ditahan di penjara Israel dari total 40 wanita Palestina yang ditahan oleh Israel. Mayoritas ditahan di penjara Damon di bawah kondisi yang keras dan kejam.

Organisasi itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ketika administrasi penjara Israel mengizinkan anak-anak untuk berkunjung, mereka dilarang memeluk ibu mereka. Situasi semakin memburuk dengan penyebaran Covid-19 dan dikuranginya kunjungan keluarga secara teratur.

Setelah bebas dari penjara, Anhar langsung bersujud syukur lalu dengan haru memeluk keluarga yang telah menunggunya di luar penjara.



(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)