Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Alasan Jangan Tunda Berhaji, Laksanakan di Usia Muda

esti setiyowati Rabu, 29 Mei 2024 - 17:00 WIB
Alasan Jangan Tunda Berhaji, Laksanakan di Usia Muda
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Beribadah haji atau umrah ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah tentu menjadi dambaan setiap Muslim di dunia. Apalagi berhaji merupakan rukun Islam ke-5.

Namun, sayangnya yang terjadi di Indonesia kebanyakan yang berhaji adalah orang lanjut usia. Kondisi ini berhubungan dengan anggapan di masyarakat yang memandang berhaji merupakan ibadah yang diperuntukkan bagi lansia saja.

Padahal sejatinya ibadah haji membutuhkan fisik dan stamina yang prima untuk menjalankan tiap rukun ibadahnya, seperti thawaf, sa'i atau lempar jumrah.

Ditambah lagi dengan kondisi cuaca Arab Saudi yang cukup terik dibanding Indonesia. Bagi kalangan lansia kondisi ini tentu cukup melelahkan. Berbeda halnya bila haji dilakukan di saat usia produktif atau masih muda.

Ada banyak alasan positif kenapa sebaiknya berhaji dilakukan di usia muda. Berikut keuntungan naik haji saat masih muda.

1. Mengenal ummat dari berbagai penjuru dunia

Mengutip laman About Islam, Rabu (29/5/2024), nasionalisme, rasisme, dan kefanatikan adalah masalah yang akan terus dihadapi umat manusia, sebagaimana dibahas dalam pidato terakhir Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Salah satu cara terbaik untuk tidak membawa penyakit seperti itu dalam hati Anda adalah dengan “mengenal orang lain”.

Dengan jutaan umat Muslim dari seluruh penjuru dunia yang beribadah haji akan menjadi pertemuan internasional terbesar umat manusia. Momen ini adalah kesempatan terbaik untuk mengakui keberagaman umat Muslim dan mengapresiasi bahwa Islam adalah untuk semua orang di segala waktu.

2. Berhaji menghilangkan kemiskinan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Teruslah menunaikan ibadah haji dan umrah, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa, seperti halnya tungku menghilangkan kotoran kotor dari besi, emas, dan perak. Dan haji yang mabrur tidak ada pahalanya selain surga!”

3. Penyucian dosa

Menukil NU Online, ibadah haji memiliki keutamaan yang luar bisa yaitu menghapus segala dosa dan dosa kezaliman. Orang yang melaksanakan haji disucikan dosanya sebagaimana keterangan hadits Nabi Muhammad saw.

Orang yang berhaji akan kembali suci dari dosa seperti bayi baru dilahirkan.

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: سَمِعْتُ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يقول: مَنْ حَجَّ، فلَمْ يَرْفُثْ، وَلم يَفْسُقْ، رَجَعَ مِنْ ذُنُوْبِهِ كَيَوْمَ وَلَدْتُهُ أُمُّهُ. رواه البخاري ومسلم والنسائي٫ وابن ماجة والترمذي إلا أنه قال: غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya, “Dari sahabat Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad saw, ia bersabda, ‘Siapa saja yang berhaji, lalu tidak berkata keji dan tidak berbuat dosa (hubungan badan suami istri yang dilarang dalam ihram), niscaya ia kembali (suci) dari dosanya seperti hari dilahirkan oleh ibunya,’ (HR Bukhari, Muslim, An-Nasai), ‘niscaya diampuni dosanya yang telah lalu,’” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Pada hadits riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Hibban menerangkan bahwa Allah mengampuni dosa jamaah haji ketika mereka meminta ampun kepada-Nya karena jamaah haji dan jamaah umrah adalah tamu undangan-Nya.

عَن أَبِي هُرَيْرَةَ عَن رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْحُجَّاجُ وَالْعُمَّارُ وَفْدُ اللَّهِ إِنْ دَعَوْهُ أَجَابَهُمْ وَإِنْ اسْتَغْفَرُوهُ غَفَرَ لَهُمْ

Artinya, “Dari sahabat Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad saw bersabda, ‘Jamaah haji dan umrah adalah tamu Allah. Jika mereka berdoa, Allah memenuhi permintaan mereka dan jika mereka meminta ampun kepada-Nya, niscaya Allah mengampuni mereka,’” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)