Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home global news detail berita

Kangen Zainuddin MZ: Hawa Nafsu Bisa Bawa Manusia pada Kejayaan atau Kehancuran

ahmad zuhdi Selasa, 07 September 2021 - 09:26 WIB
Kangen Zainuddin MZ: Hawa Nafsu Bisa Bawa Manusia pada Kejayaan atau Kehancuran
ilustrasi seorang pria yang sedang antusias (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Salah satu kelebihan makhluk bernama manusia, yaitu Allah berikan syahwat atau hawa nafsu. Tenaga inilah yang mendorong terjadinya perubahan dalam kehidupan manusia. Hawa nafsu bisa membawa manusia kepada kejayaan, namun bisa juga membawa kepada jurang kehancuran.

"Kecintaan mengumpulkan harta benda yang sebanyak-banyaknya ini adalah salah satu jenis hawa nafsu manusia pada dunia. Ini akan mendorong manusia mendorong berbagai cara untuk mencapai tujuan," tutur almarhum KH Zainuddin MZ dalam salah satu ceramahnya, dikutip Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, demi mengejar kekayaan dunia, banyak manusia yang mengupayakan caranya dengan hal-hal yang tidak wajar dan dilarang dalam agama. "Bahwa manusia punya nafsu ingin kaya boleh, tapi agama memberikan tuntunan dan batasan, sebab nanti akan ditanya umurmu habis untuk apa dan ilmumu digunakan untuk apa?," ujarnya.

"Dan bagi yang diberikan kelebihan harta, Allah akan bertanya 'darimana harta tersebut kau dapatkan dan untuk apa harta itu dibelanjakan'," imbuhnya.

Kecintaan kepada harta dunia, lanjut beliau, telah Allah ingatkan dalam ayat pertama surat at-Takasur, di mana banyak manusia tidak sadar dalam mengejar harta dunia hingga ia sadar bahwa dirinya telah menghadap Allah dan mempertanggung jawabkan segala amalannya. Karenanya, beliau mengingatkan bahwa perlombaan materi tidak akan selesai mengantarkan manusia ke garis finis.

"Perlombaan materi justru mendorong kita seperti gurita, yaitu akan memiliki sifat rakus, tamak, dan serakah. Maka, kunci untuk selamat dari hal-hal yang dapat menyengsarakan adalah selalu berorientasi untuk menggapai keridhaan Allah," tuturnya.

Selain itu, hendaknya setiap manusia selalu melihat kondisi orang lain yang memiliki kehidupan di bawahnya. Dengan begitu, maka akan lebih mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. "Saudara-saudara, menengok ke atas itu perlu agar kita lebih maju, tapi menengok ke bawah juga lebih perlu agar kita bersyukur dan tidak suudzan kepada Allah atas pemberiannya kepada kita," katanya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan