Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Akio Toyoda Terpilih Kembali sebagai Ketua Dewan Toyota di Tengah Kontroversi Tata Kelola

nabil Selasa, 18 Juni 2024 - 17:08 WIB
Akio Toyoda Terpilih Kembali sebagai Ketua Dewan Toyota di Tengah Kontroversi Tata Kelola
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pada rapat umum tahunan Selasa, pemegang saham Toyota kembali memilih Akio Toyoda sebagai ketua dewan beserta sembilan anggota direksi lainnya. Mereka seolah tak peduli dengan masalah tata kelola dan skandal uji sertifikasi yang menimpa perusahaan.

Sebelumnya, dua penasihat proxy ternama menyarankan agar Toyoda tidak dipilih lagi. Tapi, terpilihnya kembali Toyoda sudah diduga karena banyaknya saham Toyota yang dimiliki perusahaan-perusahaan grup Toyota, hasil bisnis yang memecahkan rekor, dan popularitasnya di kalangan investor ritel Jepang.

Meski begitu, jika dukungan pemegang saham untuk Toyoda menurun drastis - angkanya akan diumumkan Rabu ini - hal itu bisa memalukan dan mungkin mendorong upaya perbaikan tata kelola. Para analis mengatakan salah satu kemungkinannya adalah mempercepat pengurangan kepemilikan saham silang.

Tahun lalu, dukungan untuk Toyoda turun dari 96% menjadi 85%. Sejak itu, Toyota yang merupakan produsen mobil terbesar di dunia, dihantam berbagai pelanggaran uji keselamatan dan sertifikasi di perusahaan-perusahaan grupnya, termasuk Daihatsu pembuat mobil kecil dan perusahaan induknya sendiri.

Penasihat proxy Institutional Shareholder Services (ISS) mengkritik cara Toyota menangani masalah-masalah tersebut. Dana pensiun pegawai negeri Kota New York setuju dengan kritik itu dan memilih menentang Toyoda.

"Memberi contoh dari atasan itu sangat penting," ujar Michael Garland, pengawas tata kelola perusahaan untuk dana tersebut, lewat email.

Glass Lewis, yang sudah dua tahun berturut-turut menyarankan agar Toyoda tidak dipilih lagi, mengatakan Toyoda bertanggung jawab atas kurangnya independensi dewan. Mereka juga menyoroti masalah kepemilikan saham strategis dan pengembalian ekuitas.

Kebanyakan penentang Toyoda diperkirakan berasal dari investor asing yang memegang seperempat saham Toyota. Namun Toyoda, cucu pendiri perusahaan, tetap sangat disukai investor ritel yang memegang 12,6% saham Toyota. Keuntungan besar tahun lalu dan kinerja saham yang bagus juga mendukungnya.

"Saya beli saham Toyota pakai uang pensiun," kata Hidenori Takahashi, 84 tahun. Dia menganggap Toyota sebagai "perusahaan terbaik di Jepang" untuk pemegang saham.

Takahashi mengakui masalah sertifikasi yang menimpa Toyota itu "buruk", tapi menurutnya Toyoda tampak serius ingin mencegah pelanggaran terulang.

Lebih banyak masalah sertifikasi terungkap setelah para penasihat proxy memberi rekomendasi mereka. Awal Juni lalu, Toyota mengaku telah salah melakukan enam uji sertifikasi kendaraan di masa lalu, termasuk untuk tiga model yang masih dijual.

Toyota menjelaskan beberapa pengujian dilakukan dalam kondisi lebih ketat dari aturan pemerintah, sehingga hasilnya tidak sah.

Saham Toyota turun 10% sejak pengakuan baru ini, tapi masih naik 18% tahun ini.

CEO Toyota Koji Sato, pengganti Toyoda tahun lalu, kembali meminta maaf atas masalah sertifikasi tersebut. Namun baik dia maupun Toyoda tidak menanggapi langsung rekomendasi para penasihat proxy.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menolak usulan investor yang meminta Toyota lebih terbuka soal lobi iklim.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)