Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 20 Juli 2024
home wirausaha syariah detail berita

Pondasi Bisnis Berkah (Bagian-1)

tim langit 7 Kamis, 20 Juni 2024 - 14:56 WIB
Pondasi Bisnis Berkah (Bagian-1)
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Berbisnis bukan semata-mata untuk mencari keuntungan atau mengejar impian, tetapi harus diniatkan karena Allah agar bernilai ibadah. Nabi mengatakan bekerja untuk menafkahi keluarga dan diri sendiri adalah bagian dari jalan Allah, namun jika dilakukan untuk riya atau sombong maka itu jalan setan. Berniat lillah dalam berbisnis akan membuat aktivitas bisnis penuh berkah dan memberikan ketenangan batin.

Kalau bisnis hanya sekadar untuk mencari cuan, bisa jadi hari-hari yang akan kita lewati sangat membosankan.

Kalau bisnis hanya asal mengejar impian, mungkin kita tak lagi peduli halal dan haram.

Tapi kalau bisnis dilakukan dengan sepenuh hati, walaupun terasa menguras energi, kita akan tetap melakukan hal tersebut dengan senang hati. Karena bisnis sudah menjadi makanan sehari-hari.

Kalau bisnis kita lakukan dengan lillah, maka semua aktivitas bisnis kita bernilai ibadah.

Yes, itulah hal utama yang perlu kita tanamkan dalam hati dan pikiran. Bahwa bisnis adalah bagian dari ibadah, bukan hanya sekadar untuk mencari nafkah atau mengejar impian sampai lelah.

Bekerja atau berbisnis itu tinggi derajatnya, bahkan Allah menyandingkannya dengan jihad fi sabilillah. Allah berfirman, "...dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah." (QS. Al-Muzzammil: 20)

Pernah suatu kali ada seseorang yang sangat giat bekerja, lalu para sahabat Nabi yang melihatnya berkomentar. "Andai saja ini (giat bekerja) dilakukan untuk jihad fi sabilillah."

Kemudian Nabi menyela dengan sabdanya, "Janganlah kamu berkata seperti itu. Jika ia bekerja untuk menafkahi anak-anaknya yang masih kecil, maka ia berada di jalan Allah. Jika ia bekerja untuk menafkahi kedua orang-tuanya yang sudah tua, maka ia di jalan Allah. Dan jika ia bekerja untuk memenuhi kebutuhan dirinya, maka ia pun di jalan Allah. Namun jika ia bekerja dalam rangka riya atau berbangga diri, maka ia di jalan setan." (HR. Thabrani)

Sungguh, bisnis yang diniatkan Lillahi ta'ala dengan tujuan untuk menafkahi keluarga, orang tua, diri sendiri serta untuk Allah dan Rasul-Nya, maka inilah salah satu bagian dari ibadah fii sabilillah.

Jika sebelumnya kita berbisnis hanya untuk mencari nafkah, maka sebaiknya revisi lagi dengan niatan lillah.

Jika sebelumnya kita berbisnis lalu merasa jenuh karena tak kunjung meraih impian, maka ubahlah niat kita untuk berjuang fii sabilillah.

Jika kita berpikir bahwa bisnis bisa untuk menjadikan kita kaya raya, memang betul. Tapi itu hanya bernilai pekerjaan. Jika kita berpikir bahwa bisnis bisa untuk Allah dan Rasul-Nya, itulah bagian dari lillah.

Siapa yang berbisnis hanya untuk diri sendiri, dia akan lelah. Siapa yang berbisnis diniatkan lillah, mungkin dia juga lelah namun yang pasti akan berbuah indah.Semoga bermanfaat. (Akhmad Musyaffa Arwani (Gus Akhmad) Licensed Trainer 7 Keajaiban Rezeki).

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 20 Juli 2024
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan