China Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru Afghanistan
fajar adhityaRabu, 08 September 2021 - 18:50 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin. China menyatakan siap melanjutkan komunikasi dengan pemerintahan baru Afghanistan Foto: Embassy of China
LANGIT7.ID, Jakarta - Negara Tirai Bambu resmi menyatakan siap melanjutkan komunikasi dengan pemimpin pemerintahan baru Taliban di Afganistan. China menyebut keputusan itu sebagai "satu langkah penting" dalam rekonstruksi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin dalam konferensi pers di Beijing, ketika ditanya apakah China akan mengakui pemerintahan baru dengan para pemimpin ditunjuk pada Selasa.
Taliban menunjuk sejumlah petinggi di kalangan mereka untuk mengisi pos-pos menteri di pemerintahan baru Afghanistan. Dalam jajaran kabinet, rekan pendiri kelompok militan itu diangkat sebagai perdana menteri dan seorang buronan dalam daftar terorisme AS sebagai menteri dalam negeri.
China menghormati kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah Afghanistan, ujar Wang.
Setelah pada Agustus Taliban berhasil menguasai Afghanistan, China menyerukan pembentukan sebuah pemerintahan yang "terbuka dan inklusif" di negara tersebut.
"Kami berharap otoritas Afghanistan yang baru secara luas akan mendengarkan masyarakat dari semua ras dan faksi sehingga dapat memenuhi aspirasi rakyatnya sendiri dan harapan masyarakat internasional," kata Wang.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”