LANGIT7.ID, Palembang - Komunitas "Tangan Di Atas" atau TDA Palembang 5.0 tetap aktif dalam membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Palembang untuk bangkit di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
Ketua Komunitas TDA Palembang 5.0, Asep Somanhudi, mengatakan komunitasnya selalu berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayahnya. Caranya, dengan bahu-membahu mendukung pemilik usaha yang tergabung dalam komunitas untuk bangkit.
“Pada intinya, di dalam komunitas "Tangan Di Atas", kami mengedepankan diskusi dan kolaborasi untuk menemukan strategi yang tepat bagi pelaku bisnis untuk bangkit,” ujar Asep dalam program Semangat UMKM Lokal di Palembang yang digelar secara virtual, Rabu (8/9).
Dirinya percaya jika industri kuliner merupakan salah satu industri yang kompetitif dan kerap kali menuntut para pelaku usaha untuk terus kreatif dan terus berinovatif.
Baca juga:
Komunitas Indonesia Sketchers Gagas Festival Sketsa Internasional“Apalagi di era digital seperti sekarang ini. Tentunya, para pelaku usaha di industri kuliner harus dapat beradaptasi dengan memaksimalkan penggunaan teknologi digital dalam bisnisnya,” kata dia.
Selama pandemi Covid-19, komunitas ini tetap aktif menjalankan program dengan membuat edukasi tentang menjalankan bisnis di masa pandemi dengan menghadirkan pembicara dibidangnya.
“Kita tetap mengadakan pelatihan-pelatihan secara online bagi member yang anggotanya itu para pelaku UMKM. Bahkan, itu juga bisa dinikmati oleh UMKM lainnya, tak hanya member TDA saja,” ucap dia.
Dalam hal ini, komunitasnya itu memberikan materi-materi edukasi baik itu penyesuaian model bisnis hingga peluang-peluang baru yang bisa digarap oleh pelaku UMKM tersebut meskipun saat pandemi pun tetap ada masalah baru yang datang.
“Namun, bagi pebisnis masalah itu merupakan peluang yang bisa diselesaikan dan menghasilkan profit,” ungkap dia.
(sof)