Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Turki Resmi Bergabung dalam Kasus Genosida Melawan Israel di Pengadilan PBB

nabil Kamis, 08 Agustus 2024 - 06:52 WIB
Turki Resmi Bergabung dalam Kasus Genosida Melawan Israel di Pengadilan PBB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pada hari Rabu, Turki mengajukan permohonan ke pengadilan PBB untuk bergabung dalam gugatan Afrika Selatan yang menuduh Israel melakukan genosida di Gaza, demikian disampaikan menteri luar negeri.

Duta Besar Turki untuk Belanda, didampingi sekelompok anggota parlemen Turki, menyerahkan deklarasi intervensi ke Mahkamah Internasional di Den Haag.

Dengan perkembangan ini, Turki, salah satu kritikus paling keras terhadap tindakan Israel di Gaza, menjadi negara terbaru yang berusaha berpartisipasi dalam kasus tersebut. Spanyol, Meksiko, Kolombia, Nikaragua, dan Libya juga telah meminta untuk bergabung dalam kasus ini, begitu pula dengan pejabat Palestina. Keputusan pengadilan atas permintaan mereka masih tertunda.

"Kami baru saja mengajukan permohonan ke Mahkamah Internasional untuk ikut campur dalam kasus genosida yang diajukan terhadap Israel," tulis Menteri Luar Negeri Hakan Fidan di platform media sosial X. "Didorong oleh kekebalan atas kejahatannya, Israel semakin banyak membunuh warga Palestina yang tak bersalah setiap hari."

"Komunitas internasional harus melakukan bagiannya untuk menghentikan genosida; harus memberikan tekanan yang diperlukan pada Israel dan pendukungnya," katanya. "Turki akan melakukan segala upaya untuk melakukannya."

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menuduh Israel melakukan genosida, meminta agar Israel dihukum di pengadilan internasional, dan mengkritik negara-negara Barat yang mendukung Israel. Pada Mei lalu, Turki menghentikan perdagangan dengan Israel, mengutuk serangan Israel ke Gaza.

Berbeda dengan negara-negara Barat yang telah menetapkan Hamas sebagai organisasi teroris, Erdogan memuji kelompok tersebut, menyebutnya sebagai gerakan pembebasan.

Afrika Selatan mengajukan kasus ke Mahkamah Internasional pada akhir tahun lalu, menuduh Israel melanggar konvensi genosida melalui operasi militernya di Gaza.

Israel dengan tegas menolak tuduhan genosida dan berpendapat bahwa perang di Gaza adalah tindakan pertahanan yang sah terhadap militan Hamas atas serangan mereka pada 7 Oktober di Israel selatan yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 250 orang.

Jika diterima dalam kasus tersebut, negara-negara yang bergabung akan dapat memberikan pengajuan tertulis dan berbicara dalam sidang terbuka.

Sidang pendahuluan dalam kasus genosida terhadap Israel telah dilakukan, tetapi pengadilan diperkirakan akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai keputusan akhir.

"Tidak ada negara di dunia yang berada di atas hukum internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Oncu Keceli, di X sebelumnya. "Kasus di Mahkamah Internasional sangat penting dalam hal memastikan bahwa kejahatan yang dilakukan Israel tidak dibiarkan begitu saja."

Keceli juga menyerukan pelaksanaan segera langkah-langkah pencegahan yang diperintahkan oleh pengadilan, termasuk penghentian serangan militer dan peningkatan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Sejak Erdogan berkuasa pada tahun 2003, hubungan Turki dan Israel, yang dulunya sekutu, telah mengalami pasang surut, ditandai dengan periode gesekan parah dan upaya rekonsiliasi. Perang di Gaza telah mengganggu upaya terbaru untuk menormalkan hubungan.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)