LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa situs pedulilindungia.com bukanlah situs yang digunakan pemerintah untuk melakukan penanganan Covid-19. Situs pedulilindungia dipastikan palsu dan segala informasi yang diberitakan tidak benar.
Kominfo kemudian melakukan tindakan dengan memutus akses situs pedulilindungia.com. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa seluruh pemberitaan dalam situs tersebut tidak berhubungan dengan upaya pemerintah melakukan penanganan Covid-19.
"Kementerian Kominfo telah memutus akses terhadap situs pedulindungia.com yang menggunakan atribut logo, gambar, dan tampilan menyerupai situs pedulilindungi.id," bunyi pernyataan resmi Kominfo pada Kamis (9/9).
Baca juga:
Cegah Covid-19 Varian Mu, Indonesia Perketat Pengawasan Pintu MasukKominfo menegaskan jika pemerintah hanya menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk melakukan upaya surveilans kesehatan sesuai dengan Keputsan Mentei Kominfo No. 171 Tahun 2020 Tentang Penetapan Aplikasi Pedulilindungi Dalam Rangka Pelaksanaan Surveilans Kesehatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) beserta perubahannya.
Lebih lanjut, Kominfo mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap segala pemberitaan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Indonesia. Sebab, Pemerintah hanya menggunakan satu aplikasi yaitu pedulilindungi.id.
"Selalu waspada dari disinformasi terkait situs dan aplikasi palsu yang mengatasnamakan Pedulilindungi dalam bentuk apapun. Situs resmi pedulilindungi.id hanya bisa diunduh melalui App Store dan Google Play," demikian bunyi pernyataan Kominfo.
Seperti diketahui, situs pedulilindungia.com sedang viral karena mengatasnamakan platform pedulilindungi milik pemerintah. Situs tersebut juga menawarkan vaksinasi berbayar di rumah sakit terdekat dalam waktu sepuluh hari dengan harga Rp1 juta.
(sof)