Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Setelah Sukses di Film Sang Pencerah, Hanung dan Muhammadiyah Kolaborasi Film Pancasila

tim langit 7 Rabu, 21 Agustus 2024 - 06:00 WIB
Setelah Sukses di Film Sang Pencerah, Hanung dan Muhammadiyah Kolaborasi Film Pancasila
Sutradara Hanung Bramantyo mengajak Muhammadiyah membuat film baru yang berjudul Pancasila.
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Sutradara Hanung Bramantyo kembali mengajak Muhammadiyah untuk mengulang kesuksesan film Sang Pencerah melalui sebuah film baru yang berjudul Pancasila.

Hanung menyampaikan ini dalam acara Pembacaan Naskah Film “Pancasila” bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di ruang Aula Gedung At Tanwir, Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat.

Menurut dia, Muhammadiyah harus menguasai medium audio visual sebagai sarana edukasi anak muda, khususnya melalui tayangan film. Dia memandang saat ini kanal-kanal atau konten-konten yang diakses oleh anak muda lebih banyak non edukatif terutama film.

“Lembaga Seni Budaya Muhammadiyah harus mengambil peran audio visual. Saya memiliki pengalaman ketika membuat film Sang Pencerah, bagaimana sambutan film Sang Pencerah menandai munculnya kembali film-film sejarah di Indonesia,” katanya.

Baca juga:Rahasia Sehat Rasulullah SAW hingga Jarang Sakit dalam Hidupnya

Menceritakan tentang kesuksesan film biopic Sang Pencerah, Hanung mengatakan padahal sebelumnya banyak pelaku perfilman Indonesia menganggap film sejarah tidak laku dan sepi peminat. Namun munculnya film Sang Pencerah pada 2009 menjadi anomali bagi dunia perfilman di Indonesia.

“Sebelumnya tidak ada yang namanya film Indonesia sejarah dimulai dari pertama kali kemunculan. Film nasional kembali bangkit ditandai dengan tiga film. Film remaja dengan Ada Apa Dengan Cinta, film anak-anak dengan Petualangan Sherina, dan film horor dengan Jelangkung. Tidak ada film sejarah di situ, tidak ada film religius,” ungkapnya.

Film religi mulai bergeliat pasca munculnya Ayat-ayat Cinta pada 2007, kesuksesaan Ayat-ayat Cinta kemudian berdampak sinetron religi yang awalnya hanya setahun sekali muncul pada Bulan Ramadan, kini hampir tiap bulan ada sinetron religi.

“Kemudian pada tahun 2009 itu baru kemudian kembali muncul zangre baru yang disebut zangre biopic alias biografi picture yaitu Sang Pencerah KH. Ahmad Dahlan pada saat itu, saya pertama kali menawarkan film ini ke Muhammadiyah,” tuturnya.

Namun sayang, kata Hanung, tawaran tersebut ditolak oleh Muhammadiyah namun diterima oleh Raam Punjabi untuk membiayai film sebesar Rp. 15 miliar. Tak disangka film Sang Pencerah meledak di pasaran, salah satunya disebabkan karena diendorse oleh PP Muhammadiyah dan masifnya promosi yang dilakukan timnya Hanung.

“Setelah itu baru kemudian muncul Sang Kiai, baru kemudian muncul film Habibie Ainun, baru kemudian muncul film Soekarno, dan banyak para produser kemudian berlomba-lomba membuat,” imbuhnya.

Sekarang untuk film Pancasila, imbuhnya, dirinya dan Muhammadiyah harus memproduseri sendiri. Hanung beralasan dibuatnya film Pancasila ini untuk merekatkan lintas golongan, karena dalam sejarahnya terdapat diskusi antar golongan itu dengan tokoh utama Ki Bagus Hadikusumo.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)