Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Rahasia Sehat Rasulullah SAW hingga Jarang Sakit dalam Hidupnya

esti setiyowati Selasa, 20 Agustus 2024 - 16:24 WIB
Rahasia Sehat Rasulullah SAW hingga Jarang Sakit dalam Hidupnya
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Islam menganggap kesehatan sebagai bagian dari nikmat Allah SWT yang paling besar. Karena itu, salah satu bentuk syukur atas nikmat sehat yaitu menjaga kesehatan dengan baik.

Seperti disebutkan dalam salah satu hadits, "Ada dua nikmat yang di dalamnya banyak orang tertipu: sehat dan senggang" (HR Bukhari).

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa yang di pagi hari tubuhnya sehat, dadanya tenteram dan ia mempunyai persediaan makan untuk hari itu, maka seakan-akan dunia ini diperuntukkan baginya" (HR Turmudzi).

Pada riwayat Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW juga bersabda:

"Perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seseorang pada hari Kiamat tentang nikmat adalah ketika ia ditanya: 'Bukankah Kami telah memberikan kesehatan pada badanmu dan menyegarkanmu dengan air dingin?" (HR Turmudzi).

Baca juga:Geliat Asuransi Syariah: Tugu Insurance dan Bank Aceh Syariah Menjalin Kemitraan Strategis

Menjaga kesehatan telah dicontohkan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, di mana sangat jarang menderita sakit selama lebih dari 60 tahun hidupnya.

Sakit pertama yang diderita beliau pada saat pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT. Kemudian sakit kedua ketika mendekati wafatnya.

Sebagai umat Islam, sudah selayaknya kita meneladani Rasulullah SAW dalam usaha menjaga kesehatan. Sebab, dengan menjaga kesehatan sama dengan mengucapkan syukur pada Allah SWT.

Mengutip buku "Zikir Obat Hati" milik Muhammad Akrom, disebutkan beberapa hal yang dilakukan Rasulullah dalam menjaga kesehatan tubuh, yaitu:

1. Bangun sebelum Subuh

Rasulullah saw menganjurkan umatnya untuk bangun sebelum Subuh. Ada banyak keistimewaan dari kebiasaan ini, antara lain meraih ampunan dan pahala dari Allah SWT, udara sebelum Subuh masih sangat bersih serta jauh dari polusi, dan menyehatkan pikiran juga perasaan.

2. Menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan dan kesucian dalam ajaran Islam adalah suatu hal yang fundamental di setiap pelaksanaan ibadah kepada Allah SWT. Kebersihan juga hal yang disukai oleh Allah SWT. Seperti disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 222 yang berbunyi,

ٱللَّهُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

Rasulullah saw mencontohkannya dalam tindakan yang sederhana hingga paling serius. Mulai dari memotong kuku, rambut, menggosok gigi, hingga membayar zakat untuk membersihkan harta dan jiwa.

Di setiap Jumat, Nabi Muhammad saw selalu memperhatikan kebersihan rambut, memakai pakaian yang paling bersih, suci dan terbaik, dengan harapan ibadah yang sempurna.

3. Pola makan sehat dan seimbang

Dalam dunia kesehatan, makanan yang bergizi, seimbang, dan bersih sangat bermanfaat bagi tubuh. Terpenting lagi adalah halal dan tidak berlebihan.

Sebagaimana tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 169 tentang kehalalan makanan.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Artinya: Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

Dan surah Al-A'ray ayat 31 yang menjelaskan tentang makanan seimbang dan tidak berlebihan.

۞ يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

Artinya: Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.

Selain membuat tubuh sehat, kebiasaan yang dilakukan Rasulullah ini juga bermanfaat untuk mengontrol nafsu makan. Sebab, nafsu makan yang berlebihan dapat memperburuk kesehatan badan sekaligus finansial.

4. Berpuasa

Rasulullah saw mengimbau umatnya lewat sabdanya, "Suumu tashihu" yang artinya berpuasalah engkau akan sehat" (HR Ibnu Suni dan Abu Nu'ain dari Abu Hurairah dalam kitab at-Thib).

5. Tidak cepat emosional

Nabi Muhammad saw tidak mempunyai sifat emosional yang memunculkan kebiasaan cepat marah atau benci, hasad atau sifat jelek lainnya.

Sikap ini bisa diketahui melalui hadits yang menceritakan tentang perlakukan orang Quraisy pada Rasulullah saw. Beliau tidak membalasnya, malah mendoakan agar kaum Quraisy cepat dasar dari kekeliruannya.

6. Tidak mudah putus asa dan cemas

Seorang muslim yang taat beribadah pada Allah swt lewat pendekata shalat, zikir dan sebagainya akan memperoleh ketenangan yang mendalam.

Nabi Muhammad saw mengimbau umatnya untuk selalu menguasai diri, jangan cemas dan cepat putus asa dalam hidup. Dalam Al-Qur'anul Karim surah Al-Baqarah ayat 45 dan surah Yusuf ayat 87 menjelaskan tentang shalat dan sabar sebagai penolong juga menjauhkan sifat putus asa.

وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخَٰشِعِينَ

Artinya: Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu' (Al-Baqarah: 45)

يَٰبَنِىَّ ٱذْهَبُوا۟ فَتَحَسَّسُوا۟ مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَا۟يْـَٔسُوا۟ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ ۖ إِنَّهُۥ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْقَوْمُ ٱلْكَٰفِرُونَ

Artinya: Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". (Yusuf: 87)

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)