TEGANG! Iran Janji Pembalasan, Konflik Timur Tengah di Ambang Ledakan
nabilSabtu, 24 Agustus 2024 - 08:57 WIB
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Menteri Luar Negeri Iran yang baru, Abbas Araqchi, mengatakan kepada rekan-rekannya dari Prancis dan Inggris dalam percakapan telepon pada hari Jumat bahwa negaranya berhak membalas dendam terhadap Israel atas pembunuhan pejabat Hamas di Tehran bulan lalu. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita resmi IRNA.
Iran menuding Israel bertanggung jawab atas pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, pada 31 Juli. Araqchi menyebut kejadian ini sebagai "pelanggaran tak termaafkan terhadap keamanan dan kedaulatan Iran". Dia menambahkan, "Menghukum penyerang adalah hak Iran."
Israel sendiri belum mengakui atau membantah keterlibatannya dalam kematian Haniyeh di ibu kota Iran tersebut.
Stephane Sejourne dari Prancis dan David Lammy dari Inggris menelepon untuk mengucapkan selamat kepada Araqchi atas pengangkatannya sebagai menteri luar negeri Iran yang baru minggu ini.
Kata kunci SEO yang digunakan: Menlu Iran, pembunuhan Hamas, balas dendam Israel, Abbas Araqchi, Ismail Haniyeh, kedaulatan Iran, politik Timur Tengah.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”