Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Pernyataan Tegas Mojtaba Khamenei: Iran Tetap Memblokir Selat Hormuz dan Menyerang Pangkalan AS di Area Itu

lusi mahgriefie Jum'at, 13 Maret 2026 - 09:02 WIB
Pernyataan Tegas Mojtaba Khamenei: Iran Tetap Memblokir Selat Hormuz dan Menyerang Pangkalan AS di Area Itu
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Foto: ist
LANGIT7.ID-, Iran - Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menegaskan Iran akan terus memblokir Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia itu.

Khamenei tidak muncul secara langsung menyampaikan pesan tersebut, melainkan disiarkan di televisi pemerintah Iran. Pesannya dibacakan oleh seorang pembaca berita.

Iran akan "membalas darah" warga Iran yang tewas dalam perang dengan AS dan Israel, kata Khamenei dalam pernyataan tersebut, yang juga memperingatkan negara-negara tetangga untuk berhenti menampung pangkalan AS. Melansir BBC, Jumat (13/3/2026).

Ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi pada 8 Maret setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, tewas pada hari pertama perang.

Dalam serangan tersebut Mojtaba Khamenei juga kehilangan istri dan seorang putranya. Ibunya juga dilaporkan tewas dalam serangan itu, meskipun sebuah media Iran kemudian mengatakan bahwa ia masih hidup.

Kantor berita Reuters melaporkan, mengutip seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya, bahwa Khamenei "mengalami luka ringan", tetapi belum ada detail lebih lanjut.

Ia belum terlihat di depan umum dan belum ada foto atau video dirinya sejak menjadi pemimpin tertinggi.

Baca juga: Netanyahu Tidak Muncul Empat Hari, Spekulasi Tewas dalam Serangan Iran Muncul

Saluran berita televisi pemerintah Iran menyebutnya sebagai "veteran perang Ramadhan", tanpa konfirmasi lebih lanjut apakah ia terluka.

Dalam pesan publik pertama yang dikaitkan dengannya, Khamenei mengatakan Iran harus menggunakan pengaruh untuk memblokir Selat Hormuz karena selat tersebut merupakan area di mana "musuh sangat rentan".

Iran akan terus menargetkan pangkalan-pangkalan AS di kawasan itu, kata Khamenei dalam pernyataannya.

Teheran memiliki kebijakan "persahabatan" dengan negara-negara tetangga, tetapi ia memperingatkan mereka untuk menutup pangkalan-pangkalan Amerika mereka.

"Kita berbagi perbatasan darat atau laut dengan 15 negara tetangga dan selalu berupaya menjalin hubungan yang hangat dan konstruktif dengan semuanya," katanya.

Menurutnya, negara-negara tersebut harus memperjelas sikap mereka terhadap para agresor terhadap Iran dan para pembunuh rakyat Iran.

"Saya menyarankan mereka untuk menutup pangkalan-pangkalan itu sesegera mungkin."

Pemimpin baru Iran itu juga menyebutkan kejahatan terhadap anak-anak, seperti kejahatan yang disengaja saat Amerika menyerang sekolah Minab.

Belum lama ini, sebuah laporan hasil investigasi telah dirilis, para penyelidik AS percaya bahwa pasukan Amerika secara keliru menyerang sebuah sekolah di Iran selatan yang terletak di dekat pangkalan militer. Atas Tindakan tersebut, AS dinyatakan bertanggung jawab penuh.

Khamenei mengatakan bahwa ia mengetahui dirinya telah menjadi pemimpin tertinggi Iran melalui saluran TV pemerintah negara itu.

"Saya mengetahui hasil pemungutan suara Majelis Pakar yang terhormat pada saat yang sama dengan Anda dan melalui televisi Republik Islam."

Baca juga: Hasil Investigasi: AS Harus Bertanggung Jawab Atas Serangan Rudal di Sekolah Iran

Berbicara beberapa jam setelah Israel mengatakan telah melancarkan gelombang serangan baru terhadap Teheran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pemimpin baru Iran adalah "boneka" Garda Revolusi Islam yang "tidak bisa menunjukkan wajahnya di depan umum".

Ketika ditanya tentang Khamenei dan pemimpin Hizbullah Naim Qassem, ia mengatakan "Saya tidak akan mengeluarkan polis asuransi jiwa untuk pemimpin organisasi teroris mana pun", menurut Reuters.

Iran telah mengancam akan menyerang pengiriman melalui Selat Hormuz, yang biasanya merupakan jalur bagi seperlima minyak dunia.

Pemblokiran kapal tanker minyak untuk berlayar melalui Selat Taiwan, dan serangan Iran terhadap kapal tanker minyak di Teluk Persia, telah menyebabkan harga minyak melonjak.

Pada hari Rabu, Teheran mengatakan dunia harus siap menghadapi harga minyak USD200 per barel dan memperingatkan bahwa setiap kapal tanker yang menuju AS, Israel, dan sekutunya adalah target yang sah.

Badan Energi Internasional (IEA) telah memperingatkan bahwa pasar minyak mengalami "gangguan pasokan terbesar dalam sejarah."

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)