LANGIT7.ID-, Jakarta- - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dikabarkan akan mengunjungi kantor pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Kunjungan ini memicu spekulasi mengenai kemungkinan Anies diusung sebagai calon Gubernur DKI Jakarta oleh partai banteng merah tersebut.
Anies terlihat mengenakan busana tenun merah saat berpamitan dengan ibundanya, Aliyah Rasyid Baswedan, di kediaman keluarga di Lebak Bulus. "Anies berangkat dulu ya, mohon doa restunya semoga dilancarkan hari ini," ujar Anies sebelum beranjak. Sang ibu pun mendoakan agar putranya diberi kemudahan dalam menjalankan amanah.
Baca juga:
Benarkah Anies-Rano Jadi Pilihan PDIP? Pengumuman Ditunggu Hari IniJuru bicara Anies, Angga Putra Firidian, membenarkan rencana kunjungan tersebut namun enggan memberikan detail lebih lanjut. Sementara itu, beredar kabar bahwa Anies akan bertemu langsung dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Momentum kunjungan ini menarik perhatian mengingat keputusan Mahkamah Konstitusi baru-baru ini yang menurunkan ambang batas pencalonan kepala daerah. Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 tertanggal 20 Agustus lalu menetapkan bahwa partai politik atau koalisi partai di Jakarta kini hanya perlu memenuhi 7,5 persen perolehan suara sah untuk mengusung calon, bukan lagi 22 kursi DPRD seperti sebelumnya.
Perubahan regulasi ini membuka peluang bagi PDIP untuk mengusung calonnya sendiri di Jakarta, dan nama Anies Baswedan kerap disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Bahkan, politikus PDIP Masinton Pasaribu telah menyatakan bahwa partainya akan tetap mendukung Anies jika ada upaya untuk menggagalkan pencalonannya melalui revisi UU Pilkada.
"Insya Allah ada Anies. Jika PDIP mencalonkan Pak Anies Baswedan, kami akan mengawalnya beramai-ramai ke KPU Jakarta menggunakan putusan Mahkamah Konstitusi," tegas Masinton dalam pernyataannya pekan lalu.
Meski belum ada konfirmasi resmi, kunjungan Anies ke markas PDIP ini semakin memperkuat dugaan adanya komunikasi politik antara kedua belah pihak. Publik kini menanti dengan seksama hasil pertemuan tersebut dan kemungkinan pengumuman resmi terkait pencalonan Gubernur DKI Jakarta mendatang.
(lam)