LANGIT7.ID - Merawat tanaman hias menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan, terlebih saat akhir pekan.
Salah satu cara merawat tanaman hias adalah dengan rajin menyiramnya. Tapi, perhatikan dan jangan terlalu sering disiram, bisa-bisa tanamah hias malah mati
Bagaimana cara menyiram tanaman hias yang benar? Berikut tipsnya dikutip dari laman Better Homes and Gardens.
1- Pilihan AirSebenarnya, kebanyakan air keran memang bagus untuk tanaman hias. Kecuali jika mengandung garam yang dapat mengendap di media tanaman dan mengganggu pertumbuhan tanaman hias.
Air yang mengandung klorin juga aman untuk sebagian besar tanaman hias. Tapi jika punya sistem penyaringan air, akan lebih baik untuk tanaman hias.
Pilihan lainnya adalah menggunakan air hujan yang alami.
Kemudian yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya menyiram dengan air bersuhu ruangan. Karena lebih baik daripada air panas maupun dingin.
2. Jumlah Air yang DibutuhkanPerlu diketahui bahwa tidak semua tanaman hias membutuhkan jumlah air yang sama. Oleh karena itu, cara menyiram tanaman hias yang baik adalah dengan mengamati keadaan alam.
Misalnya, tanaman hias philodendron yang berasal dari daerah tropis, di mana di wilayah tersebut memiliki curah hujan tinggi dan terartur, berarti tanaman hias itu membutuhkan banyak air agar subur.
Hal yang perlu dicatat adalah jika melihat tanaman hias dengan pertumbuhan yang lebih lambat dari biasanya, maka langkah yang harus segera dilakukan adalah mengurangi takaran air. Kurangi hingga tanaman tersebut mulai tumbuh lebih banyak lagi.
3. Waktu yang Tepat untuk Menyiram TanamanPenyiraman di pagi hari dinilai lebih baik daripada di sore. Dengan begitu, percikan air pada daun berpeluang mengering lebih cepat dan menguap sepanjang hari saat suhu cenderung lebih hangat.
Semakin lama daun tanaman hias basah, maka semakin tinggi risiko penyakit menyerang.
Sahabat Langit7 pun harus rutin memeriksa tanaman hias setidaknya sekali seminggu, untuk melihat apakah layu dan perlu tambahan air. Untuk mempermudahnya, coba memanfaatkan aplikasi, seperti Waterbug atau Happy Plant untuk membantu mengingat kapan harus melakukan penyiraman.
4. Cara Mengenali Tanaman yang Kelebihan AirKelembapan yang tinggi mendorong tumbuhnya jamur dan bakteri di dalam tanah. Kondisi ini menimbulkan bau tak sedap serta pembusukan pada akar.
Karena itu penting untuk mengetahui pasti apakah tanaman hias kelebihan air atau tidak.
Caranya antara lain:
Tanaman hias tidak mengalami pertumbuhan dan daunnya berwarna kuning berguguran.
![Hindari Siram Sembarangan, Bisa Bikin Mati Tanaman Hias]()
Selain itu, cara terbaik untuk mengetahui apakah tanaman hias membutuhkan air adalah dengan memasukkan jari sekitar 2,5 cm ke dalam media tanam. Apabila jari terasa kering, maka perlu disiram. Namun bila jari mendeteksi masih ada kelembapan, maka sebaiknya tunda penyiraman dan cek kembali dalam satu atau dua hari.
Kemudian, jika merasa menyiram berlebihan, tak perlu khawatir. Hal yang perlu dilakukan adalah membiarkan tanah sedikit mengering. Kemudian barulah dapat menyiraminya kembali.
(arp)