Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Wakili Prabowo, Gus Nabil Tekankan Persatuan dan Digitalisasi di Musprov XV IPSI Jatim

tim langit 7 Sabtu, 05 Oktober 2024 - 12:00 WIB
Wakili Prabowo, Gus Nabil Tekankan Persatuan dan Digitalisasi di Musprov XV IPSI Jatim
Wakil Ketua Umum PB IPSI, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil)
langit7-surabaya,- - Musyawarah Provinsi XV (Musprov XV) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur yang digelar di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur pada Sabtu, 5 Oktober 2024, menjadi salah satu momentum penting dalam perkembangan pencak silat di Jawa Timur.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting yang mewakili berbagai lembaga dan institusi di wilayah Jawa Timur. Yang menjadi sorotan utama adalah kehadiran Wakil Ketua Umum PB IPSI, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), yang hadir mewakili Ketua Umum PB IPSI, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, untuk membuka Musprov tersebut.

Turut hadir dalam Musprov XV ini antara lain Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil Husin, Ketua Umum IPSI Jawa Timur, Supratomo, perwakilan Pj. Gubernur Jawa Timur, Jaenal, Perwakilan Polda Jawa Timur, Kompol Wahyu Norman, serta perwakilan Kodam V Brawijaya, Letkol Adi Saputra.

Tak ketinggalan, pimpinan perguruan pencak silat dari berbagai daerah di Jawa Timur serta utusan dari Pengkab/Pengkot IPSI turut meramaikan acara ini, dengan harapan besar untuk merumuskan langkah-langkah strategis bagi pencak silat di masa depan.

Amanah Prabowo: Persatuan dan Visi Global Pencak Silat

Gus Nabil mengungkapkan kebanggaan dan kehormatan yang ia rasakan dapat mewakili Ketua Umum PB IPSI, Prabowo Subianto, di acara Musprov XV ini. Ia menekankan bahwa pencak silat bukan hanya sekadar olahraga bela diri, tetapi juga lambang dari persatuan dan warisan budaya bangsa Indonesia yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

"Jawa Timur adalah tanah para pahlawan. Dari zaman Majapahit, perjuangan Pangeran Diponegoro, hingga momen bersejarah 10 November di Surabaya, tanah ini melahirkan pejuang-pejuang tangguh yang memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Begitu pula pencak silat harus menjadi alat untuk memperjuangkan persatuan, kebersamaan, dan perdamaian. Tidak boleh ada perpecahan di antara kita," tegas Gus Nabil dalam sambutannya.

Mengacu pada situasi terkini, Gus Nabil menekankan bahwa pencak silat di Jawa Timur harus menjadi contoh dalam menjaga kerukunan antarperguruan. “Beda bendera perguruan, tapi satu bendera pencak silat Indonesia. Musuh kita bukan sesama perguruan, tapi ketidaktahuan, kemunduran, dan perpecahan. Mari kita tunjukkan bahwa pencak silat Jawa Timur adalah yang terbaik dalam menjaga persatuan, karena itu adalah kekuatan terbesar kita,” ujarnya.

Transformasi Digital: Langkah Strategis Menuju Olimpiade 2036

Salah satu poin penting yang disampaikan Gus Nabil dalam sambutannya adalah mengenai pentingnya transformasi digital dalam memajukan pencak silat. Di era modern ini, digitalisasi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal promosi dan pengelolaan organisasi pencak silat.

“Kita harus bergerak cepat dalam menyesuaikan diri dengan era digital. Ini bukan pilihan, tetapi kebutuhan. Pencak silat harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal promosi melalui platform digital. Dengan digitalisasi, kita bisa memperluas jaringan internasional, meningkatkan eksposur pencak silat, dan menarik minat generasi muda,” ujar Gus Nabil dengan tegas.

Lebih lanjut, Gus Nabil menekankan bahwa transformasi digital ini akan menjadi salah satu kunci dalam upaya membawa pencak silat menuju Olimpiade 2036. Menurutnya, promosi melalui media digital dapat menjadi sarana efektif untuk mengenalkan pencak silat di level global.

“Kita harus memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan pencak silat di seluruh dunia. Olimpiade 2036 adalah target besar kita. Ini bukan hanya impian, tetapi bisa kita wujudkan dengan kerja keras dan kolaborasi. Sak kuat-kuate perahu, yen diayomi kabeh awak, bakal tekan pelabuhan bareng. Begitu pula pencak silat, jika kita bersatu dan bekerja sama, kita akan mencapai target itu bersama-sama,” jelasnya.

Promosi dan Kegiatan Pencak Silat: Kunci Pengembangan Internasional

Tak hanya menekankan transformasi digital, Gus Nabil juga mendorong IPSI Jawa Timur untuk lebih aktif dalam menyelenggarakan event-event pencak silat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Menurutnya, Jawa Timur sebagai salah satu basis besar pencak silat di Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pusat pengembangan pencak silat yang dapat dikenal dunia.

“Kita perlu memperbanyak event-event yang bisa mempromosikan pencak silat, mulai dari kejuaraan lokal hingga internasional. Ini adalah cara efektif untuk memperkenalkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa dan memperkuat posisinya di kancah internasional,” imbuhnya

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)