LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam sebuah ceramah yang menyentuh hati, ustaz Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa AA Gym berbagi wawasan mendalam tentang bagaimana menyikapi ujian berupa sakit dengan keimanan yang kuat. Tokoh agama yang dikenal dengan petuah-petuah bijaknya ini mengajak umat Muslim untuk melihat hikmah di balik setiap cobaan, termasuk sakit yang dialami.
AA Gym menekankan pentingnya sikap rida atau menerima dengan lapang dada ketika diuji dengan sakit. Menurutnya, hal ini didasari oleh keyakinan bahwa sakit adalah milik Allah SWT dan merupakan bagian dari rencana terbaik-Nya untuk hamba-Nya.
"Apabila sakit, maka rida. Karena sakit adalah milik Allah dan Allah memiliki rencana terbaik dan di baliknya pasti ada kebaikan," ujar AA Gym di kutip dari akun instgramnya, Minggu (13/10/2024).
Lebih lanjut, AA Gym menjelaskan bahwa di balik setiap ujian berupa sakit, terdapat hikmah besar yang mungkin belum kita pahami. Ia meyakini bahwa melalui cobaan ini, Allah SWT memberikan kesempatan bagi hamba-Nya untuk menghapus dosa-dosa dan meningkatkan derajat keimanan.
Pandangan AA Gym ini sejalan dengan ajaran Islam yang mengajarkan bahwa setiap musibah, termasuk sakit, memiliki makna tersendiri. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman bahwa Dia tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (QS. Al-Baqarah: 286).
AA Gym juga menekankan bahwa sikap positif dalam menghadapi sakit dapat membuka pintu rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Ia mengajak umat untuk menjadikan momen sakit sebagai kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui doa, dzikir, dan introspeksi diri.
"Tidaklah Allah memberikan sakit kecuali ada hikmah besar dan dosa-dosa dihapuskan," tambah AA Gym.
Pesan AA Gym ini diharapkan dapat menjadi pengingat dan penyejuk hati bagi mereka yang sedang menghadapi ujian berupa sakit. Dengan melihat sisi positif dari setiap cobaan, umat Muslim diajak untuk tetap optimis dan yakin akan pertolongan Allah SWT.
Sebagai penutup, AA Gym mengajak umat untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan, baik sehat maupun sakit. Ia menekankan bahwa dengan bersyukur, hati akan menjadi lebih tenang dan pikiran lebih jernih dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
(lam)