Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Mantan Jurnalis Alih Profesi, Kini Sukses Beternak Burung Puyuh Skala Rumahan

mahmuda attar hussein Selasa, 14 September 2021 - 12:00 WIB
Mantan Jurnalis Alih Profesi, Kini Sukses Beternak Burung Puyuh Skala Rumahan
Ilustrasi beternak burung puyuh. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Bekasi - Telur puyuh memiliki banyak manfaat, seperti pembentukan massa otot, menurunkan risiko pada tekanan darah, baik untuk kesehatan mata, dan masih banyak manfaat lain yang bisa didapatkan bagi pengonsumsinya.

Di pasaran, kebutuhan telur puyuh cukup bersaing dengan jenis telur konsumsi lainnya. Bisnis telur puyuh menjanjikan karena tingkat permintaan tinggi.

Melihat adanya manfaat dan kebutuhan pasar yang cukup baik, muslim asal Bekasi, Komarul Iman mulai mengambil peluang tersebut. Ia memutuskan untuk menjadi peternak burung puyuh skala rumahan.

Baca juga: Bisnis Menjanjikan, Muslim Ini Raih Omzet Rp45 Juta per Panen dari Budi Daya Gurami

Selain hasil panennya yang cukup diminati, keputusannya untuk menjadi peternak telur puyuh karena lebih mudah dalam segi perawatan. Burung yang didominasi dengan warna cokelat dan banyak menghabiskan waktu di tanah ini juga tidak membutuhkan kandang ternak yang besar.

Dengan kandang ternak yang terbuat dari kotak kayu seukuran kardus air mineral, burung puyuh sudah bisa berproduksi. Kemudahan itulah yang akhirnya membuat Iman tertarik merintis usahanya.

Iman mulai merintis usahanya sejak tiga tahun lalu, tepatnya pada 2018. Namun, saat itu usahanya harus terhenti karena ia masih bekerja di salah satu media cetak, sebagai fotografer jurnalistik.

Kesibukannya saat itu, tidakmemungkinkannya untuk bisa fokus mengembangkan usaha. Namun, pada pertengahan pandemi Covid-19, tepatnya awal Januari 2021 ia kembali membuka usahanya, dan memutuskan untuk fokus secara penuh di dalamnya.

“Saya pilih ternak burung puyuh ini karena menjadi solusi untuk peternakan yang memiliki keterbatasan lahan. Seperti di tempat saya ini, dengan kandang yang cukup terbatas bisa saya buat bertingkat-tingkat dan menampung kapasitas seribu ekor lebih burung puyuh,” ujarnya dikanal Youtube Kisah Tanpa Batas.
.
Selain bisa diternak dalam kandang yang relatif kecil, Iman memilih menjadi peternak burung puyuh juga dikarenakan daya tahan tubuhnya yang lebih baik dibandingkan ayam. Terlebih, dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, atau tepatnya 45 hari, burung puyuh sudah bisa produktif menghasilkan telur.
Mantan Jurnalis Alih Profesi, Kini Sukses Beternak Burung Puyuh Skala Rumahan
Selain itu, hasil panen telur puyuh juga cukup diminati karena harganya yang cukup terjangkau. Kendati demikian, Iman mengaku masih mendapatkan margin yang cukup untuk dia memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Masa produktifnya pun terbilang cukup panjang, yaitu sekitar satu tahun lebih. Setelah sudah tidak produktif, dagingnya pun bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi,” jelasnya.

Baca juga: Solusi Masa Pandemi, Muslim Ini Sukses Jaga Ketahanan Pangan dari Budikdamber

Iman mengaku telah memiliki pelanggan tetap dari warga di sekitarnya terkait kebutuhan telur puyuh. Pasalnya, ia menjual telur puyuh dengan harga miring ketimbang harga di warung.

Sebab, telur puyuh yang ia jual berasal dari tangan pertama yang artinya lebih hemat biaya operasional. Apalagi, dengan sebagai peternak telur puyuh yang langsung menjual hasil panennya kepada pembeli, dapat menjaga kualitas telur lebih segar.

Sementara untuk modal awal pembuatan kandangnya, Iman menghabiskan biaya sekitar Rp10 juta. Dari situ, ia bisa menampung kapasitas burung puyuh sebanyak seribu ekor.

Sementara untuk burung puyuhnya sendiri, menghabiskan biaya Rp7 juta. Ditambah dengan kebutuhan pakan yang mencapai Rp3 juta dalam sebulan.

“Penghasilan dari penjualan telur ini saya bisa dapatkan omzet hingga Rp7 juta. Tapi itu dari penjualan telur yang masih di bawah seribu butir. Setelah respon pembeli cukup baik, rencananya saya akan tambah lagi untuk pelebaran kandang dan menambah kapasitas 2.000 ekor burung puyuh,” ujarnya.

Iman mengisahkan, mulai tertarik beternak puyuh berawal dari diskusi dengan rekannya. Melihat adanya peluang yang cukup menguntungkan dan kebutuhan pasar yang relatif baik, ia pun memutuskan untuk memulai usahanya.
aat itu, ia belum memahami seputar dunia peternakan burung puyuh. Bermodalkan Youtube, ia mulai melakukan riset dan mulai membuat kandang yang tutorialnya didapatkan dari Youtube.

“Saat awal itu saya beli 1.500 ekor dan Alhamdulillah merugi, karena saya belum tahu ilmunya perawatan dan pemeliharaannya. Di tahun ini, saat saya mulai kembali dan Alhamdulillah karena pengalaman kegagalan kemarin, untuk saat ini perkembangannya cukup baik,” jelasnya.

Baca juga: Hasilkan Rupiah dari Rumah, Muslimah Ini Pilih Beternak Ayam Petelur

Iman berpesan, bagi para pemula yang baru saja merintis usahanya untuk bisa terus belajar dan memahami seluk-beluk usaha yang digelutinya. Sebab, ilmu menjadi hal utama dalam mengembangkan sebuah usaha.

“Kalau bisa menjalankan usaha, jangan sampai bosan. Seperti di sini, burung puyuh membutuhkan perhatian setiap hari, kalau sehari tidak ada yang merawat akan mengganggu produktivitasnya. Intinya, kalau mau memulai, mulailah dari sekarang, karena sekarang dan besok sama saja,” ujarnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)