LANGIT7.ID - Seorang Muslimah asal Inggris, Selwa Hussain, selalu membawa ransel seberat 6,8 kilogram di punggungnya. Isi Ransel itu bukan laptop atau buku. Tapi di dalam ransel tersebut terdapat jantung buatan miliknya yang selalu dibawa kemanapun ia pergi.
Ransel itu berisi perangkat motor listrik dan pompa dengan dua baterai. Baterai ini mendorong udara ke dalam kantong plastik di dadanya melalui tabung yang terpasang untuk sirkulasi darah di tubuhnya.
Apa yang dialami wanita berusia 39 tahun itu memang sangat langka terjadi di dunia. Meski begitu, ibu dari dua anak itu mampu menjalani kehidupan sehari-hari meski tanpa jantung aslinya.
Kisah Awal Memanggul JantungPada tahun 2017, Selwa harus menjalani operasi penyelamatan jiwa, dimana saat itu ia dirujuk ke Rumah Sakit Harefield. Dokter pun memberi tahu jika Selwa menderita gagal jantung yang sangat parah.
Para petugas medis pun berjuang untuk menyelamatkan hidupnya dengan menawarkan beberapa alternatif, seperti perbantuan pompa pendukung yang membantunya gagal jantung hingga operasi transplantasi jantung. Namun, hal itu dirasa akan membuatnya semakin sakit.
Saat itulah, sang suami Al, setuju agar Selwa diberi jantung buatan. Ahli bedah pun kemudian mengangkat jantung alaminya dan menggantikan dengan implan buatan serta unit spesialis di punggungnya.
Petugas medis memberikan dua unit jantung buatan, untuk berjaga-jaga bila yang pertama gagal.
Suaminya beserta pengasuh lainnya selalu bersama menjaga Selwa. Jika dalam keadaan darurat, mereka hanya memiliki waktu 90 detik untuk menghubungkannya ke jantung cadangan.
Jantung buatan ini menggerakkan darah ke seluruh tubuhnya dengan kecepatan 138 denyut per menit dalam ritme yang menyebabkan dadanya bergetar. Motor di ranselnya terus-menerus memompa dan menghasilkan suara mendesing.
Dua tabung plastik besar yang terhubung ke ransel memasuki tubuhnya melalui perutnya dan naik ke dadanya. Kemudian aliran tersebut mengisi dua balon di dalam rongga dadanya dengan udara, yang bekerja seperti bilik jantung nyata untuk mendorong darah ke seluruh tubuhnya.
(jqf)