LANGIT7.ID - Selama ini, manusia sering diisi pemikirannya, namun hatinya justru sering kosong, agama dangkal, aqidah rapuh, dan moral rendah. Demikian disampaikan dai sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ dalam salah satu ceramahnya, dikutip Kamis (16/9/2021).
"Memang kemudian muncul banyak orang-orang pintar, cuma sayang tidak benar," ujarnya.
"Indonesia kita bangkrut, Indonesia kita terpuruk, dan Indonesia kita sakit parah kalau cuma diurus orang pintar tapi tidak benar," imbuhnya.
Maka dari itu, bangsa ini memerlukan orang pintar dan lebih penting pula perlu orang-orang benar. Kalau cuma pintar, tetapi tidak benar kata beliau, maka tidak dapat menjalankan amanah dengan adil dan maksimal.
"Ketika disuruh ngurus beras, malah nimbun beras. Disuruh ngurus laut, malah jadi bajak laut; disuruh ngurus hutan malah jadi orang hutan; disuruh ngurus hukum malah tajam ke bawah tumpul ke atas," kata dia.
Karenanya jangan heran kalau di masyarakat muncul
street justice (pengadilan jalanan) sebagai ketidakpuasan melihat sikap hukum yang sangat berpihak.
"Kalau yang kecil salah, hukum cepat-cepat ditegakkan, tetapi ketika yang besar salah dilambat-lambatin," ujarnya.
Sebagaimana Islam selama 13 tahun di Makkah menanamkan aqidah dan menjauhkan umat dari hal-hal yang dilarang Allah, seperti kemusyrikan. Tugas ini dilakukan Nabi agar umat Islam dalam menghadapi sesulit apapun kondisi, maka Allah jua yang akan menjadi sandaran, bukan kepada siapapun apalagi menggantungkan diri pada manusia.
"Oleh karena itu, sesulit apapun zaman yang kita hadapi, aqidah jangan sampai goyah. Dalam iman kita berjuang dan dengan iman kita menghadap Allah subhanahu wa ta'ala," tuturnya.
(jqf)