LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan Global Tourism Forum (GTF). Forum ini menghadirkan para ahli dan pemangku kebijakan pariwisata dari berbagai negara.
Selama pandemi Covid-19, pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak. Jumlah kunjungan menurun tajam. Dalam upaya pemulihan pariwisata 2021, Pemerintah tetap memberikan prioritas pada aspek kesehatan dan keselamatan warganya.
"Dalam penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan di masa pandemi ini, pemerintah Indonesia telah menetapkan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE)," ujar Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan pada Hybrid Event Leaders Summit Asia – Global Tourism Forum (GTF) 2021, di Hotel Raffles, Jakarta, pada Rabu (15/09/2021).
Tahun ini, GTF diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada 15 dan 16 September 2021, serta melibatkan 49 pembicara internasional, antara lain dari Australia, Kanada, dan Korea Selatan, dan 20 pembicara nasional.
Protokol kesehatan berbasis CHSE menjadi standar penyiapan destinasi wisata. Untuk mewujudkan standar tersebut, lanjut Wapres, diperlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan termasuk para wisatawan, baik domestik maupun internasional, untuk berdisiplin secara ketat melaksanakan protokol kesehatan CHSE.
Dalam ajang internasional yang mengangkat tema “Reset, Revive, Refresh Tourism” ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengutarakan bahwa terpilihnya Indonesia sebagai tuan GTF merupakan kesempatan untuk menunjukan pada dunia bahwa industri pariwisata Indonesia siap untuk segera bangkit kembali dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Pesan penting dari penyelenggaraan acara ini adalah Indonesia percaya diri bahwa pariwisata Indonesia dapat segera terbuka kembali dengan standar keamanan dan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Sandiaga.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam level nasional, industri pariwisata Indonesia telah menerapkan kebijakan Indonesia Care yang menjadikan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan sebagai prioritas utama dalam pelayanan dan fasilitas jasa di sektor wisata.
Turut hadir dalam pembukaan GTF hari ini, President of World Tourism Forum Institute Bulut Bagci serta Ketua Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar.
Sementara itu, Wakil Presiden RI hadir dengan didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Daya Saing Ahmad Erani Yustika, serta Staf Khusus Wakil Presiden Masduki Baidlowi dan Bambang Widianto
(bal)