Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Nilai IKK Nasional 2024 Meningkat, Kemendag Akselerasi Penyebaran Edukasi Perlindungan Konsumen

tim langit 7 Rabu, 18 Desember 2024 - 17:20 WIB
Nilai IKK Nasional 2024 Meningkat, Kemendag Akselerasi Penyebaran Edukasi Perlindungan Konsumen
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Pemberdayaan Konsumen bekerja sama dengan PT KOKEK menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Survei Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) 2024 secara daring pada Rabu (18/12). Dalam kegiatan ini disampaikan, bahwa hasil survei IKK Nasional pada 2024 memperoleh nilai 60,11.

Hadir dalam kegiatan ini, Direktur Pemberdayaan Konsumen Ronald Jenri Silalahi, Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Heru Sutadi, Direktur Utama PT KOKEK Johny Yulfan, Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo, serta sekitar 100 peserta yang terdiri atas akademisi perlindungan konsumen, kementerian/lembaga terkait, dinas perdagangan, lembaga perlindungan konsumen, dan anggota asosiasi/pelaku usaha.

Baca juga: Lindungi Konsumen, Kemendag Sita Baja Lembaran Non-SNI Bernilai Rp23,76 Miliar

“Nilai IKK Nasional tahun ini meningkat 3,07 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan perolehan ini, IKK Nasional 2024 berada dalam kategori ‘Kritis’. Artinya, konsumen berperan aktif memperjuangkan hak dan melaksanakan kewajibannya, serta mengutamakan produk dalam negeri,” jelas Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Rusmin Amin pada kesempatan terpisah.

Direktur Pemberdayaan Konsumen, Ronald Jenri Silalahi menjelaskan, salah satu faktor terbesar yang menyebabkan peningkatan nilai IKK Nasional tahun ini dan pengetahuan konsumen adalah gencarnya penyebaran informasi melalui media digital dan media sosial. “Kedua media tersebut memudahkan konsumen dan pelaku usaha dalam mengakses berbagai informasi tentang hak dan kewajiban usaha secara cepat dan tepat,” ujar Ronald.

Menurutnya, konsumen Indonesia merupakan prioritas yang harus dilayani dan dilindungi kepentingannya karena merupakan aset penting perekonomian. Penduduk Indonesia yang berjumlah 278,8 juta jiwa memberikan andil penting pada produk domestik bruto (PDB). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2023 realisasi pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,05 persen dan konsumsi rumah tangga berkontribusi mencapai 56,6 persen atau lebih dari separuh total PDB.

Baca juga: Mendag Budi Santoso Lepas Ekspor Produk Turunan Sawit Senilai Rp6,75 Miliar ke India

Ronald mengungkapkan, survei IKK 2024 dilakukan di 38 provinsi dengan sampel tersebar pada sembilan sektor perdagangan. Sektor tersebut yaitu obat dan makanan, jasa keuangan (perbankan, asuransi, lembaga pembiayaan), jasa transportasi, listrik dan gas rumah tangga, jasa telekomunikasi, jasa layanan kesehatan, perumahan, barang elektronik, telematika, kendaraan bermotor, serta jasa pariwisata.

“IKK adalah indeks yang mengukur kesadaran, pemahaman, dan kemampuan menerapkan hak dan kewajiban konsumen dalam berinteraksi dengan pasar. Penarikan sampel dilakukan menggunakan teknik multistage cluster sampling terhadap 19 ribu responden. Terdapat 500 responden yang disurvei pada setiap provinsi dengan rincian 300 responden disurvei secara luring dan 200 responden disurvei secara daring,” ungkap Ronald.

Ronald menjelaskan, terdapat lima level indikator yang menandakan tingkat keberdayaan konsumen, yaitu ‘Sadar’ (nilai 0--20), ‘Paham’ (nilai 20,1--40), ‘Mampu’ (nilai 40,1--60), Kritis (nilai 60,1--80), dan ‘Berdaya’ (nilai 80,1–100). Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan nilai dan level indikator IKK tersebut dengan memberikan literasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjamin terpenuhi haknya sebagai konsumen.

Baca juga: Dukung Ekspor Produk Unggulan Daerah, Mendag Budi Santoso Kunjungi Pabrik Pengolahan Kelapa di Minahasa Utara

Pemerintah, lanjut Ronald, senantiasa melakukan edukasi secara masif kepada konsumen dan pembinaan kepada pelaku usaha. Hal ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan konsumen dan menciptakan lingkungan perdagangan yang adil. Di samping itu, pemerintah juga menyediakan layanan konsultasi dan memfasilitasi penyelesaian pengaduan konsumen melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk telepon, surel, situs web, dan aplikasi WhatsApp.

Pentingnya saluran komunikasi yang beragam ini mencerminkan transparansi dan aksesibilitas dalam menangani pengaduan konsumen. Dengan memberikan berbagai pilihan, pemerintah berusaha membuat proses konsultasi dan penyelesaian pengaduan konsumen semudah mungkin.

“Partisipasi aktif konsumen dalam memperjuangkan hak-hak mereka adalah langkah perlindungan terhadap perekonomian nasional. Pemerintah mendorong konsumen untuk lebih cermat dalam melakukan transaksi, baik secara luring maupun daring, serta mengutamakan produk dalam negeri,” imbuh Ronald.

Baca juga: Mendag Pantau Stok dan Harga Pangan di Pasar Suka Ramai Medan Jelang Nataru

Direktur Utama PT KOKEK, Johny Yulfan memaparkan beberapa rekomendasi. Menurutnya, terdapat peluang untuk terus meningkatkan level indikator IKK hingga level ‘Berdaya’. Caranya, mengembangkan digitalisasi dan inovasi dengan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam program edukasi dan perlindungan konsumen. Hal ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan, memberikan akses yang lebih transparan, dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi serta perlindungan.

“Upaya untuk memperluas jangkauan sosialisasi, edukasi, dan penyelenggaraan kegiatan perlindungan konsumen juga perlu partisipasi aktif dinas perdagangan daerah. Dinas perdagangan daerah perlu menjalin kemitraan dengan tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (TP PKK) di daerahnya dalam kampanye dan penyelenggaraan kegiatan perlindungan konsumen,” ujar Johny.

Baca juga: Wamendag Roro: Beli Produk Lokal, Investasi untuk Budaya Indonesia

Johny juga menyatakan, perlu dilakukan peningkatan literasi konsumen melalui sosialisasi dan edukasi perlindungan konsumen pada berbagai sektor perdagangan dengan menyasar kelompok strategis seperti siswa/mahasiswa, pelaku usaha, serta masyarakat di wilayah tertinggal melalui lembaga atau perorangan, serta mempertahankan edukasi konsumen melalui media sosial dengan tetap melanjutkan pembuatan konten yang informatif, interaktif, dan relevan secara berkelanjutan.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)