LANGIT7.ID-Jakarta; - Sepeda motor jenis matic, menggunakan penggerak roda belakang yang bernama Continuously Variable Transmission (CVT).
Dalam CVT motor matic terdapat berbagai komponen yang sangat penting dan berpengaruh pada performa motor.
Komponen pada CVT motor matic ini meliputi, van belt (v-belt), roller weight, kampas kopling ganda, mangkok kopling ganda, pulley primer, pulley sekunder, dan beberapa komponen lainnya.
Saat salah satu dari beberapa komponen CVT bermasalah, maka performa motor matic akan menurun. Karena itu, CVT pada motor matic perlu mendapatkan perawatan secara berkala untuk memastikan setiap komponen di dalam CVT kondisinya tetap dalam kondisi yang baik.
Perawatan berkala pada CVT motor matic juga sering disebut dengan servis CVT. Pada servis CVT motor matic ini, banyak pekerjaan yang dilakukan.
Namun pekerjaan yang paling utama adalah membersihkan setiap komponen di dalam CVT. Sayangnya, masih banyak para pengendara dan pemilik motor matic yang bingung kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk servis CVT motor matic.
Nah, masing-masing pabrikan motor matic sebenarnya telah memiliki perhitungan sendiri-sendiri terkait kapan waktu yang paling tepat untuk melakukan servis CVT motor matic yang mereka produksi.
Pada motor matic yang diproduksi oleh Honda, seperti Honda BeAT, Honda Vario, Honda Scoopy, dan beberapa lainnya, disarankan untuk melakukan servis CVT setiap menempuh jarak dengan kelipatan 8.000 kilometer.
Sementara itu, untuk motor matic yang di produksi oleh Yamaha, seperti Yamaha Gear, Yamaha NMAX, Yamaha Aerox dan beberapa lainnya, servis CVTnya disarankan untuk setiap kelipan jarak 10.000 kilometer.
Namun, jika motor matic milikmu berasal dari pabrikan lainnya, kamu juga bisa menyesuaikannya dengan interval yang hampir sama seperti servis CVT yang direkomendasikan di atas. Kamu bisa melakukan servis CVT dengan jarak tempuh maksimal sejauh 15.000 kilometer.(*)
(hbd)