LANGIT7.ID-, Jogjakarta- - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menghadiri pelantikan rektor baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 2024-2028, Achmad Nurmandi.
Achmad Nurmandi yang dilantik oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Achmad Jainuri ini menggantikan rektor sebelumnya, yaitu Prof. Gunawan Budiyanto yang telah menjadi nahkoda UMY selama dua periode kepemimpinan sejak 2016-2020 dan 2020-2024.
Haedar Nashir juga menyampaikan terima kasih ke Gunawan yang telah sukses menyelesaikan amanat dari PP Muhammadiyah sebagai Rektor UMY selama dua periode yang berhasil membawa UMY tak hanya di level nasional, tapi juga internasional.
“Kepada Prof. Achmad Nurmandi kami juga tau jejak perjalanannya, baik di Persyarikatan maupun dosen di Universitas Muhammadiyah,” katanya.
Sebagai sosok yang pernah menjabat di Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Achmad Nurmandi diharapkan Haedar Nashir akan melanjutkan tradisi baik UMY, khususnya dalam membangun jaringan dengan PTMA lain.
Baca juga:
Scooter Sarungan Meriahkan Harlah 1 Abad Pesantren Al Falah Ploso, Konvoi Motoran Pakai SarungPP Muhammadiyah menurut Haedar sering memberi amanah ke PTMA untuk menjalankan agenda sebagai pusat keunggulan, atau center of Excellence. Melalui PTMA Muhammadiyah mendapat kepercayaan dan apresiasi yang tinggi baik di nasional maupun global.
“Oleh karena itu kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, baik yang ada di UMY maupun seluruh PTMA yang berkhidmat memajukan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah,” imbuhnya.
Haedar juga berpesan kepada seluruh PTMA untuk mengikuti irama dan meningkatkan kualitas di tengah tantangan, proses dinamika, serta globalisasi yang dia pandang akan semakin ke arah pada perebutan kualitas, terlepas dari apapun paradigmanya.
“Saya yakin UMY sudah berada di track yang bagus, di positioning yang bagus – juga PTMA yang lain. Tinggal bagaimana mengakselerasikan potensi kualitas ini,” ungkapnya.
Haedar juga mengapresiasi kaderisasi kepemimpinan yang ada di institusi UMY. Dia berharap dengan proses kaderiasai yang mapan, pergantian kepemimpinan tidak menimbulkan ketimpangan keberhasilan, namun bisa meneruskan dan mengakselerasi catatan baik di masa depan.
(ori)