LANGIT7.ID, Jakarta -
Bisnis fesyen hingga kini tetap menjadi sektor menggiurkan. Hanya saja masih banyak yang berpikir bahwa untuk memulai bisnis ini dibutuhkan modal besar.
Padahal, jika dikerjakan secara serius, walau dengan modal terbatas, hasilnya bisa sangat menjanjikan. Salah satunya dialami produk fesyen brand lokal yakni Jungji.
Owner Jungji, Fendi menuturkan awal ia hanya iseng membuat pakaian. Dalam menjalankan usahanya ia mengaku memang tak semulus yang diharapkan.
Namun karena ketekunan dalam berbisnis, seiring waktu produk Jungji terus berkembang bahkan di tengah pandemi.
"Sejak awal, kualitas Jungji selalu kami utamakan," ujar Fendi dalam pernyataannya di Jakarta, Ahad (19/9/2021).
Ia menyatakan kunci berbisnisnya yakni mempertahankan kualitas bermutu sejak awal melakukan penjualan secara offline.
Strategi ini membuatnya bertahan di tengah pandemi sehingga permintaanpun tetap mengalir.
Bahkan karena banyak permintaan pasar, akhir Fendi melebarkan penjualannya di online store seperi Lazada dan Shopee.
Soal kualitas, produk Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini memiliki desain simple dan casual, yang selalu dikembangkan berdasarkan tren atau yang banyak diminati oleh pasar, serta dipasarkan dengan harga terjangkau.
Produk Jungji berbagai macam koleksi seperti T-Shirt, poloshirt, kemeja, sweater, crewneck, hoodie, jaket, hingga celana.
Dengan desain dan warna basik namun tetap stylish, produk ini bisa dikenakan baik oleh laki-laki maupun perempuan.
"Ke depannya kami akan membuka jaringan berbagai marketplace ke seluruh Indonesia," imbuhnya.
(arp)