LANGIT7.ID-Jakarta; Keju meski digemari, namun kerap dianggap tidak sehat. Pada kenyataannya, sebuah studi mengungkapkan nilai gizi keju berpotensi bermanfaat bagi penanda tertentu yang berhubungan dengan sleep apnea.
Melansir dari Hindustan Times, sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan berhenti dan mulai berulang kali selama tidur. Hal ini terjadi ketika seseorang terbangun di malam hari secara tiba-tiba, merasa sesak napas, dan mengambil napas panjang.
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Sleep Medicine, sebuah makanan yang mengejutkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan ini, yaitu keju.
Baca juga: Mengonsumsi Sayur dan Buah saat Diet Kurangi Risiko KeguguranDalam penelitian tersebut, para peneliti menguraikan bahwa kesehatan metabolik dan kardiovaskular yang buruk meningkatkan risiko sleep apnea, tetapi nutrisi dalam keju memengaruhi faktor-faktor ini.
Studi ini meneliti partisipan berdasarkan penanda biologis yang berhubungan dengan sleep apnea, seperti aspartate aminotransferase, urea, cystatin C, globulin pengikat hormon seks, testosteron, dan tekanan darah diastolik. Mereka menemukan hubungan yang jelas antara keju dan sleep apnea.
Baca juga: Sarapan Sehat Bagi Pasien Diabetes Bantu Kendalikan Kadar Gula dalam DarahSungguh ironis bahwa makanan yang umumnya dianggap tidak sehat karena kandungan kalorinya yang tinggi, yang menimbulkan kekhawatiran akan obesitas, ternyata juga dapat mengurangi risiko sleep apnea, suatu kondisi yang juga disebabkan oleh obesitas
Oleh karena itu menyoroti pentingnya kontrol porsi, para peneliti juga menekankan pentingnya konsumsi keju dalam jumlah yang tidak berlebihan, sama seperti makanan lainnya.(*)
(lam)