Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kunci Sukses Dewi Yull Terapkan Pengasuhan Inklusif: Berbaik Sangka pada Allah SWT

esti setiyowati Jum'at, 17 Januari 2025 - 14:56 WIB
Kunci Sukses Dewi Yull Terapkan Pengasuhan Inklusif: Berbaik Sangka pada Allah SWT
Dewi Yull saat membagikan kisah inspiratif di forum Tanwir Aisyiyah, Kamis (16/1/2025). Foto: Muhammadiyah.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Forum Tanwir I ‘Aisyiyah menghadirkan isu strategis terkait pendidikan inklusif, di mana orang tua berperan penting dalam keluarga melalui praktik pengasuhan yang inklusif.

Figur publik yang menerapkan pengasuhan inklusif, Dewi Yull, membagikan pengalamannya mengenai manajemen parenting dalam keluarga.

Menurut ibu dari Surya Sahetapy, seorang penyandang tuli sekaligus aktivis disabilitas, manajemen parenting dalam keluarga menjadi hal penting yang harus dimiliki setiap orang. Ia pun menceritakan perjalanannya sebagai orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (difabel).

Baca juga: Temani Menantu yang Lagi Capek, Sikap Dewi Yull Dipuji Netizen

Dewi Yull mengungkapkan bahwa proses yang dilaluinya tidak mudah dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk membuahkan hasil yang baik.

“Dari cerita tentang bagaimana saya merawat anak saya dan menunggu jawaban atas doa-doa saya, ternyata saya baru mendapatkan jawabannya dari Allah setelah menunggu 30 tahun lamanya,” tutur Dewi dalam forum Tanwir I Aisyiyah, dikutip dari laman Muhammadiyah, Jumat (17/1/2025).

Pelantun lagu "Jangan Ada Dusta di Antara Kita" ini menekankan bahwa setiap anak memiliki karakter dan harapan yang berbeda. Dewi meyakini dengan memberi kepercayaan pada anak-anak dapat membuat mereka lebih bertanggung jawab terhadap pilihannya.

“Tiap anak memiliki karakter, harapan yang berbeda. Tidak semua orang itu sempurna, tapi saya yakin dengan kepercayaan terhadap anak-anak saya, Insyaallah dia akan bertanggung jawab terhadap pilihannya,” imbuhnya.

Ia pun mengajak para orang tua untuk selalu berbaik sangka terhadap apa pun yang diberikan Allah SWT. Menurut Dewi, sikap ini adalah kunci utama untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.

Baca juga: Perjuangan Dewi Yul, Anak Disabilitasnya Toreh Prestasi Hebat di Amerika

Dewi Yull juga sangat yakin bahwa tugasnya pada acara Tanwir ini merupakan satu kehendak dan tugas dari Allah Swt untuk berbagi kisah dan saling mengingatkan antar sesama manusia.

“Kita harus berbaik sangka atas apa yang kita alami dan dalam kesempatan ini, Tuhan memberikan saya tugas untuk kita saling mengingatkan. Hidup ini luar biasa indah, ada waktu sempurna bagi kita andaikan kita mengalami kesedihan, kesusahan, dan air mata. Tidak perlu takut ataupun cemas maupun ragu-ragu karena itu merupakan pembentukan jiwa kita agar kita bisa yakin dan percaya terhadap Allah SWT,” jelasnya.

Menutup sesinya, Dewi Yull mengingatkan pentingnya saling mendukung antar sesama orang tua.

“Jangan pernah merasa sendiri dalam perjalanan ini. Selalu ada hikmah di balik setiap tantangan. Dengan saling berbagi pengalaman, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi anak-anak kita,” pungkas Dewi Yull.

Baca juga: Abdul Mu'ti Apresiasi Peran 'Aisyiyah dalam Wujudkan Pendidikan Inklusif di Indonesia

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)