LANGIT7.ID-, Jakarta - - Putri
Chacha Frederica, Cassia saat ini genap berusia lima tahun. Di usia ini, Chaca Frederica mulai mengenalkan batas aurat pada sang buah hati.
Istri politikus Dico M Ganinduto ini membagikan caranya mengenalkan aurat pada Cassia lewat Instagram miliknya.
Chacha mengungkapkan Cassia belum sepenuhnya mengerti konsep
aurat perempuan. Bagi Cassia, batas aurat seorang hanya menutup bagian lengan saja.
Baca juga: Chacha Frederica Ingin Sulap Rumah barunya Jadi Pesantren Tahfidz"MasyaAllah.. lagi ajarin Cassia dikit-dikit tentang aurat, buat dia konsepnya masih asal pakai jaket, lengan tangannya tertutup, ya auratnya tertutup," tulis artis bernama asli Wynne Frederica lewat akun @chafrederica.
"Gimana non konsepnya non? Pelan2 belajar yaa sayang. Selamat hari anak nonnikku sayang,"
Dalam unggahan tersebut, Chacha juga menyertakan video yang memperlihatkan Cassia mengenakan jubah mandi. Tampak keduanya tengah berada di dalam lift.
"Ditutup gini biar nggak aurat kan?" tanya Cassia pada sang ibu.
Mendengar pertanyaan anaknya, Chacha langsung menjelaskan batas-batas aurat seorang Muslimah.
"Rambut aurat. Leher aurat. Kuping aurat. Kaki aurat. Itu aurat semua kan?," jelas Chacha pada Cassia.
Baca juga: Antara Jilbab, Adat, dan Ayat: Menafsir Aurat Perempuan dalam Tafsir yang Lebih LuwesKemudian, Chacha menerangkan bahwa bagian yang boleh terbuka pada seorang
perempuan Muslim adalah wajah dan telapak tangan saja.
"Yang nggak aurat itu cuman wajah dan telapak tangan," terangnya.
Berdasarkan hadist riwayat Abu Dawud, batas aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا، أَنَّ أَسْمَاءَ بِنْتَ أَبِي بَكْرٍ، دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ رِقَاقٌ، فَأَعْرَضَ عَنْهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَقَالَ: يَا أَسْمَاءُ، إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْه [رواه أبو داوود].
Dari ‘Aisyah r.a. (diriwayatkan) bahwa Asma’ binti Abu Bakar masuk ke tempat Rasulullah saw dengan memakai baju yang tipis, kemudian Rasulullah saw berpaling daripadanya dan bersabda, hai Asma’, sesungguhnya apabila wanita itu sudah sampai masa haid, tidaklah boleh dilihat sebagian tubuhnya kecuali ini dan ini. Beliau menunjuk kepada muka dan kedua tapak tangannya [HR. Abu Dawud dan dikatakan hadis ini mursal, tetapi al-Albani mengatakan hadis ini sahih].
Perintah menutup aurat salah satunya ada dalam surah an- Nur ayat 30-31.
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ. وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا.
Artinya: Katakanlah kepada kaum mukminin, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada para wanita yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak daripadanya.
Baca juga: (est)