LANGIT7.ID, Jakarta - Alasan
shalat dzuhur berjamaah tidak mengeraskan suara karena memang menjadi perintah Allah. Bacaan shalat tersebut sirr mulai rakaat pertama hingga salam.
Shalat sirr bukan berarti membaca ayat Al Quran di dalam hati, melainkan membaca dengan pelan dan lirih, cukup untuk didengar oleh diri sendiri. Namun bukan tanpa alasan shalat dzhur berjamaah tidak mengeraskan suara.
Alasan shalat dzuhur berjamaah tidak mengeraskan suara memang menjadi perintah Allah subhanahu wata ala kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Dalam sebuah hadist, Rasul mengatakan: "Shalatlah kalian seperti kalian melihat bagaimana aku shalat." (HR Bukhari Muslim).
Baca Juga: Waktu Dzuhur, Tata Cara dan Bacaan Shalat 4 RakaatRasulullah melirihkan bacaan shalat dzuhur serta ashar karena memang hal ini menjadi perintah Allah. Sebagai seorang Muslim tentu kita harus mengikuti apa yang menjadi perintah Rabb, apalagi untuk urusan ibadah.
Allah berfirman dalam Al Quran surah Al Isra ayat 10 terkait alasan shalat dzhur berjamaah tidak mengeraskan suara. Hal inilah yang kemudian menjadi acuannya.
"Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan jangan pula merendahkannya, dan carilah jalan tengah antara keduanya."
Dari sejumlah riwayat, surah ini diturunkan karena saat Rasulullah shalat di waktu dzuhur atau ashar, kaum musyirikin Mekkah mendengar bacaan Al Quran.
Mereka lalu mencaci Allah dan Rasulullah. Alasan shalat dzuhur tidak mengeraskan suara pada saat itu agar kaum musyirikin tidak mendengar bacaan shalat tersebut.
(bal)