LANGIT7.ID - Sepeda motor dengan transmisi manual, sistem persneling merupakan salah satu hal yang paling penting yang berfungsi untuk melakukan penggantian gigi transmisi.
Saat persneling motor terasa keras, maka proses perpindahan gigi transmisinya menjadi sulit dilakukan, atau lebih parahnya lagi gigi tidak dapat dipindahkan.
Persneling motor yang terasa keras ini, tentunya akan memberikan dampak negatif bagi kenyamanan selama berkendara.
Karena itu, jika suatu saat persneling pada motor terasa keras, kamu harus tahu apa saja penyebab dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Lalu, sebenarnya apa saja sih yang menyebabkan persneling motor terasa keras? Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab persneling yang terasa keras ini, kamu bisa simak terus artikel ini hingga selesai.
Penyebab persneling keras
Persneling motor yang terasa keras ini dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti dikutip dari laman Suzuki berikut ini.
1. Setelan mur dan baut speling tuas persneling kurang pas
Penyebab pertama yang sering terjadi saat persneling keras adalah pengaturan setelan mur dan baut pada spelling tuas persneling yang tidak tepat.
Ini mengacu pada jarak kerenggangan atau ketegangan yang dimiliki oleh tuas persneling. Jika pengaturan ini tidak sesuai, perpindahan gigi bisa terasa lebih sulit atau keras.
Jika jaraknya terlalu sempit, perpindahan gigi akan lebih mudah tapi akselerasi motor menjadi lambat. Sebaliknya, jika terlalu renggang, perpindahan gigi menjadi sulit.
2. Kerusakan pada arm pendorong kopling atau stut kopling
Meski jarang diperhatikan, komponen ini sebenarnya berperan penting dalam proses perpindahan gigi. Sehingga jika rusak, perpindahan gigi akan sulit dilakukan meskipun pengaturan mur dan baut persnelingnya sudah benar.
3. Plat kopling rusak
Plat kopling yang rusak juga dapat membuat perpindahan gigi terasa berat. Jika plat kopling melengkung atau mengalami kerusakan lainnya, maka kerenggangan antara kampas kopling menjadi tidak maksimal sehingga bisa menghambat perpindahan gigi.
4. Kualitas oli yang kurang baik
Oli mesin yang kualitasnya kurang baik juga dapat menjadi salah satu penyebab persneling terasa keras.
Saat oli yang kamu gunakan tidak memiliki kemampuan pelumasan yang baik, gesekan antar gigi persneling dan komponen lain dapat meningkat.
Hal ini membuat persneling terasa keras dioperasikan dan juga dapat mengakibatkan ausnya komponen transmisi.
Selain itu, viskositas atau tingkat kekentalan oli yang terlalu encer maupun terlalu kental juga bisa menyulitkan proses pindah gigi.
5. Clutch cover tidak berfungsi dengan baik
Clutch cover yang tidak berfungsi dengan baik juga dapat menyebabkan persneling motor terasa keras hingga perpindahan gigi menjadi sulit.
Tanda-tanda rusaknya clutch cover biasanya dapat terdengar melalui suara kasar saat memindahkan gigi transmisi.
6. Kampas kopling tipis
Kampas kopling yang sudah menipis akibat pemakaian berkepanjangan juga bisa membuat perpindahan gigi lebih sulit. Kampas kopling yang aus tidak lagi dapat berfungsi dengan baik, sehingga mempengaruhi kinerja persneling.
7. Kabel kopling yang berkarat atau terlalu kaku
Kabel kopling yang berkarat atau kaku fungsinya akan terganggu. Secara lebih spesifik, kabel yang tidak berfungsi dengan baik tidak akan bisa mengirimkan sinyal yang tepat untuk mengendurkan kopling saat perpindahan gigi.(*)
