LANGIT7.ID, Yogyakarta - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), melakukan uji coba pembukaan destinasi Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur dan Prambanan dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Uji coba pembukaan destinasi TWC itu dilakukan tepatnya pada Sabtu lalu (18/9).
Dengan uji coba tersebut, wisatawan yang datang pun terpantau tertib mengikuti petunjuk dan aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Penerapan aplikasi PeduliLindungi di kawasan TWC Prambanan juga tidak mengalami hambatan yang signifikan.
"Untuk jaringan saat proses
scan kode batang (
barcode), Alhamdulillah berjalan lancar. Tidak ada gangguan jaringan di kawasan Prambanan yang sampai menghambat laju wisatawan," terang General Manager Unit Prambanan, Putro Lelono, dikutip dari keterangan resminya.
Baca juga: Sejak Dibuka, Candi Prambanan Hanya Dikunjungi 643 PelancongNamun, Putro menuturkan masih ada beberapa kendala yang dialami dalam uji coba tersebut. Putro menyebutkan, setidaknya ada tiga hambatan yang terjadi di lapangan, di antaranya dialami oleh wisatawan yang tidak punya handphone, tidak ada kuota untuk akses internet, dan wisatawan yang membawa anak di bawah 12 tahun.
Baca juga: Taman Wisata Alam Punti Kayu Dibuka, Pengunjung DibatasiSementara itu, Plt General Manager Unit Borobudur dan Unit Manohara, Jamaludin Mawardi menjelaskan, dalam masa uji coba ini, pengunjung harus menjalani beberapa tahap pemeriksaan. Seperti saat memasuki pintu gerbang, yang akan dilakukan proses skrining oleh petugas keamanan, untuk mengonfirmasi pengunjung sudah melakukan vaksinasi.
"Selain itu, anak di bawah usia 12 tahun belum diizinkan karena memang mereka belum divaksin. Jadi, substansinya bukan anak-anak tetapi vaksinasinya," jelas dia.
Sementara itu, total kunjungan pada Sabtu (18/9) dan Minggu (19/9) di TWC Borobudur sebanyak 643 wisatawan. Sementara di TWC Borobudur, total kunjungan 1268 wisatawan. Sementara jumlah maksimal kunjungan sebanyak 4000 wisatawan per harinya.
(zul)