LANGIT7.ID-Melbourne; Akhirnya perwakilan Amerika yang tersisa di Australia Open, Madison Keys bisa memberikan kabar gembira kepada negaranya dan para pendukungnya.
Ia, satu satunya yang tersisa setelah Coco Gauff, Navarro, Ben Shelton, Taylor Fritz dan Learner Tien serta gugur berurutan di setiap babak. Dan Madison Keys kini benar benar jadi hero Amerika.
Madison Keys setelah membuat kejutan demi kejutan di Australia Terbuka 2025, unggulan ke-19 ini masih harus berjuang keras untuk satu pertandingan terakhirnya, mengalahkan petenis nomor 1 dunia dan juara bertahan dua kali Aryna Sabalenka 6-3, 2-6, 7-5 untuk memenangkan gelar utama pertamanya. Kemenangan luar biasa Keys pada hari Sabtu menandai gelar Grand Slam pertama bagi petenis Amerika berusia 29 tahun itu. Sudah delapan tahun sejak Keys terakhir kali mencapai final utama, setelah ia kalah di AS Terbuka 2017, pertandingan yang menurutnya ia renungkan selama bertahun-tahun. Prestasi terbaiknya di Australia Terbuka sebelumnya adalah satu dekade lalu ketika ia mencapai semifinal pada tahun 2015.
Keys menjadi petenis putri Amerika pertama yang memenangkan Australia Terbuka sejak Sofia Kenin pada tahun 2020.
![Madison Keys Angkat Tropy Grand Slam Pertama Setelah Tumbangkan Sabalenka di Final Australia Open]()
Sabalenka telah memenangkan dua Australia Terbuka sebelumnya, tetapi Keys terus menekannya sejak pertandingan dimulai. Keys mematahkan servis Sabalenka di gim pembuka dan tidak menoleh ke belakang, sehingga akhirnya memimpin 5-1 di set pertama. Bahkan setelah kehilangan servis dalam upaya pertamanya untuk menutup set, Keys menepis peluang yang hilang itu dengan segera mematahkan servis Sabalenka lagi.
Keys menahan servis di gim pertama set kedua dan tampak memegang kendali pertandingan dengan kuat. Namun, Sabalenka tetap tenang dan memenangkan lima gim berikutnya sebelum menutup set kedua.
Itu menjadi awal dari set ketiga yang menegangkan ketika kedua pemain menahan servis selama 11 gim pertama. Unggul 6-5, Keys akhirnya berhasil menahan servis Sabalenka untuk menyiapkan dua poin kejuaraan. Pukulan kuatnya yang menyilang di set kedua menghasilkan gelar pertamanya.
![Madison Keys Angkat Tropy Grand Slam Pertama Setelah Tumbangkan Sabalenka di Final Australia Open]()
Pertandingan hari Sabtu adalah kemenangan keempat Keys di turnamen tersebut. Petenis Amerika itu mengalahkan petenis nomor 10 Danielle Collins dalam tiga set langsung selama putaran ketiga, sebelum meraih kemenangan tak terduga atas petenis nomor 6 Elena Rybakina di putaran keempat. Di perempat final, Keys bangkit untuk mengalahkan petenis nomor 28 Elina Svitolina setelah kalah di set pertama. Kemudian Keys melaju ke final setelah mengejutkan petenis nomor 2 Iga Swiatek di semifinal dalam tiebreaker set ketiga yang mendebarkan.
Peringkat dunia tertinggi Keys sebelumnya adalah No. 7, pada tahun 2016. Setelah meraih kemenangan terbesar dalam kariernya melawan Sabalenka, ia bisa saja berada di jalur yang tepat untuk naik peringkat secara tiba-tiba pada tahun 2025.
Sementara Sabalenka usai ditumbangkan Madison Keys, tidak bisa berbuat banyak, kecuali tertunduk lesu sambil berjalan menuju tempat duduknya. Secara emosional karena tidak bisa menerima kekalahannya, ia membanting raket hingga hancur dan memilih duduk dengan menutup handuk sambil menangis. (*/saf/yahoo)
(lam)