LANGIT7.ID-, Jakarta - - Solois dan penulis lagu,
Yura Yunita merayakan perjalanan musik selama satu dekade dengan menggelar
konser spesial.Lewat konser bertajuk "Bingah" ini Yura Yunita juga ingin berbagi
kebahagiaan bersama para pendengarnya yang telah menjadikan musiknya sebagai bagian dari kisah hidup mereka.
Baca juga: Yura Yunita Akan Tampil di GBK Usai Pertandingan Timnas Indonesia vs Arab SaudiBingah yang dalam bahasa Sunda berarti bahagia atau gembira ini sebagai harapan agar musiknya dapat terus membawa kebahagiaan baik bagi dirinya maupunya para pendengarnya.
“Konser musik ini bukan tentang aku, aku, dan aku, namun ini tentang karya musik yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Karya lagu yang familiar buat mereka akan dibawakan dengan aransemen yang baru, namun akan ada kejutan manis yang akan juga aku tampilkan sebagai wujud titik mula perjalananku selanjutnya,” kata Yura dalam siaran pers, dikutip Sabtu (1/2/20250.
Sebagai salah satu solois perempuan paling berpengaruh di
industri musik Indonesia, Yura dikenal dengan lagu-lagunya yang kaya akan emosi dan makna mendalam.
Beberapa karyanya seperti Jalan Pulang, Dunia Tipu-Tipu, Tutur Batin, hingga Intuisi, berhasil menciptakan ruang bagi para pendengar untuk merayakan perjalanan hidup mereka, baik suka maupun duka.
Konser Bingah akan digelar pada 2 Februari 2025 di
Istora Senayan, Jakarta, dengan durasi pertunjukan sekitar 2 jam 30 menit.
Baca juga: Berangkat Umrah, Yura Yunita Sebut Sebagai Perjalanan HatiTak hanya sekadar konser, acara ini akan menjadi simbol awal perjalanan baru bagi Yura di dunia musik.
Untuk menggarap konser ini, label rekaman dan manajemen Yura, Merakit menggandeng Kantara Creative sebagai promotor. Dengan arahan musik dari Iwan Popo, konser ini akan menghadirkan aransemen baru untuk beberapa lagu Yura.
Panggung akan didesain megah dengan dukungan 15 musisi pengiring dan 45 penari latar yang akan menambah keindahan visual konser ini.
Penjualan tiket konser Bingah telah ludes terjual dengan 6.500 penonton siap memenuhi Istora Senayan.
“Kami ingin menciptakan konser yang tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga mata dan hati. Bingah akan menjadi pengalaman estetika yang mengangkat akar budaya Indonesia dalam format yang modern dan emosional,” ujar Donne Maula, Creative Director Merakit.
Baca juga: Yura Yunita Ingin Ubah Kultur Stigma Perempuan Jadi Lebih Positif(est)