LANGIT7.ID-Mewakili Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi menemui mahasiswa yang melakukan demontrasi 'Indonesia Gelap' di Patung Kuda Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Sosok yang menjabat Mensesneg menemui massa aksi itu atas perintah Presiden Prabowo Subianto. Mahasiswa menolak untuk pergi dari lokasi aksi sebelum pihak Istana Negara menemui mereka.
Prasetyo mengomentari tuntutan massa aksi yang salah satunya menyoroti perihal pendidikan berkualitas. Menurut dia keinginan yang sama juga sedang diupayakan oleh pemerintahan saat ini. “Mari kita duduk bersama, semua bisa dibicarakan, semua bisa didiskusikan,” ujar Prasetyo.
Sebagai perwakilan pemerintah, Prasetyo menandatangani draf tuntutan mahasiswa dalam aksi bertajuk ‘Indonesia Gelap’ itu. Dia mengatakan tanda tangan tersebut sebagai bentuk negara menerima dan akan mempelajari tuntutan yang diajukan.
Siapa Prasetyo Hadi?Mengutip dari biodata di laman Gerindra, Prasetyo Hadi lahir di Ngawi pada 28 Oktober 1979 dan sempat menjadi anggota Komisi II DPR untuk periode 2019-2024.
Pendidikan Prasetyo dimulai di SD Katolik Santo Yosef di Ngawi. Dia lalu melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri 2 Ngawi dan SMA Taruna Nusantara Magelang. Gelar Sarjana dalam bidang Konservasi Sumberdaya Hutan diperolehnya dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2006.
Keterlibatan Prasetyo di dunia politik dimulai saat dia bergabung dengan Partai Gerindra. Sejak 2008, Prasetyo sudah aktif memegang tanggung jawab penting sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Gerindra. Peran aktifnya di partai turut membantu mengembangkan berbagai program strategis di partai tersebut.
Perjalanan politik Prasetyo semakin menguat saat dia dilantik menjadi anggota DPR pada 1 September 2020.
Dia menggantikan Harry Poernomo yang sebelumnya mengundurkan diri. Di Pileg 2019, Prasetyo mendapatkan 34.522 suara sah, menempatkannya sebagai peraih suara terbanyak kedua dari Partai Gerindra di daerah pemilihan Jawa Tengah VI yang mencakup wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Wonosobo, Temanggung, dan Purworejo.
Sebagai anggota DPR, Prasetyo ditugaskan di Komisi II yang berfokus pada berbagai isu penting seperti Pemerintahan Dalam Negeri, Otonomi Daerah, Reformasi Birokrasi, Kepemiluan serta Pertanahan dan Reforma Agraria.
Sebelum fokus di dunia politik, Prasetyo juga memiliki pengalaman panjang di sektor swasta. Dirinya pernah menjabat sebagai Komisaris di PT. Sentra Strategis Indonesia dan sebagai Direktur Utama PT. Tusam Hutani Lestari.
Pada 21 Oktober 2024, perjalanan Prasetyo memasuki babak baru yang lebih besar dan penuh tanggung jawab. Ia dilantik sebagai Menteri Sekretaris Negara oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan masa jabatan 2024-2029. Ini adalah puncak dari segala pengalaman, kerja keras, dan dedikasi yang telah ia curahkan sepanjang hidupnya.***
(hbd)