LANGIT7.ID-Jakarta; Tujuh wilayah di Indonesia berada dalam status siaga tinggi setelah BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat hingga sangat lebat pada Senin (24/2/2025). Wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori tertinggi potensi cuaca ekstrem ini tersebar dari Indonesia bagian barat hingga timur, meliputi Bengkulu, Jambi, Jawa Timur, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Riau.
Kondisi ini menjadi sorotan khusus mengingat intensitas hujan yang diprediksi jauh lebih tinggi dibandingkan 25 wilayah lainnya yang hanya berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Data BMKG yang dirilis pukul 07.00 WIB menunjukkan bahwa ketujuh wilayah tersebut memerlukan tingkat kewaspadaan ekstra.
Dari ketujuh wilayah tersebut, empat di antaranya berada di Pulau Sumatera, yakni Bengkulu, Jambi, Lampung, dan Riau. Hal ini mengindikasikan bahwa Pulau Sumatera akan menghadapi tantangan cuaca paling berat pada hari ini, dengan potensi dampak yang lebih serius dibandingkan wilayah lainnya.
Sementara itu, tiga wilayah lainnya tersebar di pulau berbeda - Jawa Timur di Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat di kepulauan Nusa Tenggara, dan Papua di Indonesia timur. Persebaran geografis yang luas ini menunjukkan bahwa sistem cuaca ekstrem sedang mempengaruhi berbagai belahan Indonesia secara bersamaan.
BMKG juga mencatat 25 wilayah lain yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, termasuk wilayah-wilayah besar seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Peringatan dini ini mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua Barat.
Berikut daftar lengkap 25 wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat: Aceh, Bali, Banten, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.
Secara terpisah, dua wilayah yakni Gorontalo dan Kalimantan Utara tidak mendapat keterangan spesifik dalam peringatan cuaca ini. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat di kedua wilayah tersebut untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca.
Cuaca ekstrem yang diprediksi tidak hanya berupa hujan dengan intensitas tinggi, tetapi juga berpotensi disertai angin kencang di berbagai wilayah. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
(lam)