Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home sports detail berita

Mata Dunia Tertuju ke SUGBK: Tim Khusus AFC Intai Indonesia vs Bahrain, Momentum Unjuk Gigi di Panggung Internasional

nabil Sabtu, 01 Maret 2025 - 12:40 WIB
Mata Dunia Tertuju ke SUGBK: Tim Khusus AFC Intai Indonesia vs Bahrain, Momentum Unjuk Gigi di Panggung Internasional
LANGIT7.ID-Jakarta; Pengawasan ketat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melalui tim khusus yang akan hadir di laga Indonesia vs Bahrain menjadi ujian diplomatik tersendiri bagi sepak bola Tanah Air. Keputusan AFC mengutus tim pengawas khusus untuk pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 Maret 2025 membawa tekanan politik sepak bola yang harus disikapi dengan bijak oleh PSSI.

Langkah AFC yang tidak biasa ini mengindikasikan adanya perhatian khusus terhadap pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026. Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi telah melaporkan hal ini kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir. "Bahkan yang saya denger dari Pak Sekjen, Bahrain dan AFC akan terus memantau selama pertandingan 25 Maret 2025, jadi mengirim tim khusus," ungkap Erick, dikutip Sabtu (1/3/2025).

Baca juga: PSSI Berjuang Keras Amankan Tiket Suporter di Sydney, Garuda Selangkah Lagi Menuju Piala Dunia 2026

Kehadiran tim pengawas khusus dari AFC menunjukkan bahwa pertandingan ini memiliki dimensi politik sepak bola yang sensitif. Hubungan diplomatik antar negara melalui olahraga sedang diuji, terutama setelah beberapa peristiwa kontroversial yang pernah terjadi dalam pertandingan internasional di kawasan Asia.

Keamanan dan kenyamanan tim tamu menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar dalam standar penyelenggaraan pertandingan internasional. Posisi Indonesia sebagai anggota AFC kini berada di bawah sorotan, dengan pengawasan ketat yang berpotensi mempengaruhi reputasi PSSI di mata badan sepak bola internasional.

Erick Thohir dengan diplomatis menanggapi situasi ini dengan mengacu pada pengalaman sebelumnya. "Kita sudah buktikan kemarin ketika kita melawan Jepang walaupun kalah 4-0 banyak keluar dari Jepang datang, bapak, ibu, dan anak semua bahagia," kata Erick, mencoba menegaskan bahwa Indonesia telah memiliki rekam jejak positif dalam menyelenggarakan pertandingan internasional.

Keberhasilan Indonesia mengatasi tantangan diplomatik ini akan membuka peluang lebih besar bagi PSSI untuk memiliki posisi tawar yang lebih kuat di forum-forum AFC maupun FIFA. Sebaliknya, kegagalan bisa berdampak pada sanksi atau perlakuan khusus yang merugikan Indonesia dalam berbagai keputusan sepak bola internasional di masa depan.

"Arab Saudi ketika kita menang 2-0 kita juga tidak punya euforia berlebihan, kita layani tamu-tamu kita," tambah Erick, menyiratkan bahwa Indonesia sudah memiliki pengalaman menangani situasi diplomatik yang sensitif dalam pertandingan internasional.

Pertandingan melawan Bahrain ini bukan hanya soal tiga poin dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia mampu mengatasi tekanan politik sepak bola internasional. Dengan pengawasan ketat dari AFC, setiap aspek penyelenggaraan pertandingan menjadi sorotan yang bisa berdampak pada hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Asia lainnya.

"Ketika ada tamu yang datang kita kasih lihat juga kita bangsa yang besar, yang ramah, bersahabat, tetapi bolanya menangan," tegas Erick, menunjukkan bahwa Indonesia siap menghadapi tantangan diplomatik ini dengan tetap mengedepankan sportivitas dan prestasi.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)