LANGIT7.ID-Indian Wells; Petenis no 1 Inggris, Jack Draper benar benar menorehkan sejarah besar di BNP Paribas Open yang digelar di Indian Wells.
Draper sukses memporakporandakan permainan tenis peringkat tiga dunia, Carlos Alcaraz dalam perebutan tiket final BNP Paribas Open. Alcaraz dibuat terpuruk oleh Draper karena penerus sejarah tenis Inggris itu tampil memuka dengan kombinasi permainannya yang lengkap. Mulai dari service, permainan baseline hingga permainan dropshotnya bikin penerus generasi the king Nadal itu sering bikin unforce error.
Dari catatan langit7.id, sebelum tahun ini, Jack Draper belum pernah melampaui babak 16 besar di Indian Wells. Kini, pemain berusia 23 tahun yang digosipkan ada hubungan asmara dengan petenis Inggris Emma Raducanu, telah sukses melangkah ke final.
Kemenangan menakjubkannya dengan skor 6-1, 0-6, 6-4 atas Carlos Alcaraz, sang juara bertahan dua kali berturut-turut, terjadi hanya tiga hari setelah seorang reporter menanyakan kepada Alcaraz apakah ia merasa tak terkalahkan di BNP Paribas Open. Dan dua hari setelah Alcaraz bercanda bertanya apakah ia harus membeli rumah di sini, tempat ia merasa sangat nyaman.
Tidak perlu dikatakan, kemenangan Draper atas Alcaraz, di hadapan penonton yang hampir memenuhi Stadium 1 berkapasitas 16.100 kursi di Indian Wells Tennis Garden, setidaknya sedikit mengejutkan.
![Jack Draper Bertemu Hulger Rune di Final BNP Paribas Open Setelah Bungkam Alcaraz Dalam Pertarungan yang Sengit]()
Kemenangan Draper menghentikan rekor 16 kemenangan beruntun Alcaraz di Indian Wells yang berlangsung sejak 2023, dan menggagalkan upaya Alcaraz untuk menjadi pemain ketiga — setelah Novak Djokovic dan Roger Federer — yang memenangkan turnamen ini tiga kali berturut-turut.
Baik Draper maupun Alcaraz belum kehilangan satu set pun dalam empat pertandingan sebelumnya di Indian Wells tahun ini.
Servis Draper memberikan masalah bagi Alcaraz di set pertama. Sebagai pemain kidal, servis slider Draper, yang melintas di lapangan seperti irisan, memberinya tiga ace dalam set pembuka yang dominan.
Set pertama hanya berlangsung selama 23 menit.
Alcaraz, unggulan kedua dalam turnamen, berhasil bangkit di set kedua, mengepalkan tangan setelah poin-poin besar sambil disoraki oleh penonton yang mendukungnya.
"Inilah yang dilakukan Alcaraz," kata komentator Tennis Channel, Jim Courier. "Dia membangkitkan semangat penonton seperti gelombang dan kemudian mengendarainya."
Namun, di set ketiga, Draper, unggulan ke-13, mengamankan poin besar setelah tinjauan ulang atas polemik bola yang didorong menyebrang net oleh Draper sudah jatuh menyentuh tanah 2 kali atau baru sekali. Kisruh di game ketiga ini yang membuat dilakukan review videonya hingga dua kali dan akhirnya keputusan point milik Draper. Hal itulah yang kemudian membantu Draper memecah servis Alcaraz lebih awal, dan ia mampu menahan serangan Alcaraz dengan mempertahankan servisnya sendiri hingga akhir pertandingan.
Kemenangan ini tentu menjadi yang terbesar dalam karier Draper. Ia kini akan bermain di final Masters 1000 pertamanya pada hari Minggu melawan Holger Rune dari Belanda, yang mengalahkan Daniil Medvedev dalam straight sets.
Siapa yang terbaik dalam pertarungan final antara Draper vs Hulger Rune? Dari hasil pertemuan, Hulger Rune unggul satu poin dari Draper. Namun, secara materi sama sama memiliki kelebihan: Draper mempunyai andalan service yang kencang khas pemain kidal, sementara Rune punya permainan net yang akurat.
Selain itu, baik Rune maupun Draper untuk bisa dapat tiket final sama sama menjalani pertempuran yang tidak mudah. Rune harus bertempur dengan petenis Rusia, Danill Medvedev yang dikenal ulet dan fighter. Draper harus bertempur susah payah dengan peringkat tiga dunia Carlos Alcaraz yang dikenal memiliki type permainan yang solid. Terbukti di usianya yang baru 22 tahun sudah mengoleksi 4 grand slam yang lengkap( Roland Garros, Australia Open, US Open dan Wimbledon). Alcaraz bukan sembarangan petenis. Untuk memastikan siapa yang terbaik kita lihat finalnya, Draper apa Rune yang pantas mengangkat thropy BNP Paribas Open.(*/saf/desertsun)
(lam)