LANGIT7.ID-Jakarta; Hal penting yang harus dilakukan sebelum perjalanan mudik adalah memeriksa kesehatan dan istirahat yang cukup. Perjalanan yang pamjang akan menguras tenaga yang bisa menimbulkan micro sleep saat mengemudi akibat kelelahan.
“Yang jelas, kalau tidur dia cukup kualitasnya, pola hidup dia sehat, termasuk pola tidur, harusnya terhindar dari micro sleep. Tapi, kalaupun dia memang lelah, saran saya saatnya istirahat, beristirahat, jangan dipaksakan," ujar Dokter spesialis saraf RSPAD Gatot Subroto Letkol CKM dr. Andrie Gunawan Sp.N F-NR.
Andrie mengatakan micro sleep terjadi akibat kelelahan yang akut karena harus melakukan perjalanan darat yang jauh. Ia juga mengatakan saat ini pemerintah juga sudah menyediakan fasilitas rest area di banyak titik bahkan dengan tenaga kesehatan dan pijat gratis agar para pengemudi bisa beristirahat dan memulihkan dirinya.
Micro sleep biasanya dirasakan pengemudi dengan tanda rasa mengantuk yang amat sangat sehingga tidak fokus pada jalanan hingga memejamkan mata. Hal ini bisa membahayakan dirinya sendiri, penumpang maupun pengendara lain karena bisa terjadi kecelakaan yang tidak bisa dihindari.
Micro sleep juga sering terjadi di jalan tol karena jalanan yang lurus tanpa hambatan, sehingga memang diperlukan trik agar pengemudi tidak terlelap dengan jalan yang dibuat ‘bumpy’ atau irama musik di jalan.
“Kalau dia sama penumpang lain, caranya ajak berbicara, ngobrol, dengar musik, itu kan bagian dari trik sebetulnya ya kan. Nah, saat ada rest area ya istirahat," ujarnya.
Dia juga mengingatkan untuk selalu memantau kesehatan sebelum melakukan perjalanan darat untuk mudik seperti memeriksa tanda vital dari tensi, nadi, suhu badan, serta memeriksa riwayat penyakit yang sudah ada seperti darah tinggi, gula atau jantung.(*)
(lam)