LANGIT7.ID-, Jakarta - - Ada lebih dari 10.000 warga muslim di
London memadati Western Fair Agriplex untuk merayakan
Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Perayaan hari ini merupakan perayaan atau peringatan bagi kita untuk berbuka puasa,” kata Imam Abd Alfatah Twakkal, ketua Dewan Imam London melansir CTVNEWS.
“Ini penting bagi kami karena merupakan tanda syukur kepada Tuhan karena telah membimbing dan mengizinkan kami untuk berpuasa dan melakukan ibadah selama bulan Ramadan. Pada saat yang sama, ini merupakan sarana untuk menyatukan masyarakat sehingga kita dapat berbagi kegembiraan, tetapi juga dengan keprihatinan yang kita miliki terhadap saudara-saudari kita yang mungkin mengalami keadaan sulit di tempat lain di dunia, atau bahkan di sini secara lokal.”
Perayaan tersebut dimeriahkan dengan doa bersama, diikuti dengan acara keluarga dengan peralatan bermain untuk anak-anak.
Masjid-masjid di sekitar kota menggelar doa bersama di pagi hari, sehingga diperkirakan lebih dari 20.000 Muslim menghadirinya.
“Setelah sebulan penuh berpuasa dan kita semua berkumpul, berkorban, dan beribadah di bagian terakhir hari ini untuk kita yang datang ke sini, ini adalah hari yang menyenangkan untuk mengenang seluruh bulan ini atas apa yang telah kita lakukan dan pengorbanan yang telah kita lakukan di waktu lalu,” kata Habib Habib, yang hadir dalam doa bersama keluarganya.
Komunitas kami selama beberapa tahun terakhir telah berkembang. Kami telah berkembang dari dua pusat menjadi 10, dan itu tidak cukup. Itulah sebabnya kami harus memiliki tempat seperti Western Fair untuk datang dan mengumpulkan semua orang di sini.”
Yang lain menyebutnya sebagai hari perayaan bersama teman, tetangga, dan keluarga.
Umat muslim di Inggris merayakan Idulfitri 2025 pada hari ini, Minggu (30/3/2025). Pengumuman ini resmi disampaikan dari Masjid East London dan London Muslim Centre.
Baca juga: Muslim di Inggris Rayakan Idul Fitri Pada Minggu, 30 MaretSelain mengumumkan waktu jatuhnya Idulfitri, Masjid East London melalui laman resmi eastlondonmosque.org.uk juga mengajak umat muslim darimanapun untuk melaksanakan sholat Ied di masjid tersebut.
Sementara lembaga-lembaga lokal lainnya di Inggris memilih menunggu lebih lama, sebelum membuat pengumuman resmi karena mereka menunggu pengumuman dari Maroko atau pengamat bulan di Inggris.
(lsi)